0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mahasiswa KKN UTP Gelar Festival Olahraga Tradisional

dok.timlo.net/ist
Logo Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta (dok.timlo.net/ist)

Solo — Mahasiswa KKN PPM Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta menggelar Festival Olahraga Tradisional dan Eksppo UMKM sebagai  puncak kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), di 3 kecamatan di Kabupaten Karanganyar.

“Tiga kecamatan itu adalah Kecamatan Jumapolo, Kecamatan Jumantono, dan Kecamatan Matesih,” ungkap Kepala Lembaga kerjasama dan Informasi UTP, Ir Wiyono MP melalui rilisnya yang diterima Timlo.net, Senin (11/1).

Kegiatan Festival Olahraga Tradisional tersebut, menurut Wiyono, ditujukan untuk siswa-siswi Sekolah Dasar,  agar anak-anak lebih mengenal dan mencitai olahraga tradisional asli Indonesia sejak dini.

“Olahraga yang kita tandingkan di festival ini adalah gobak sodor, engrang, bakiak dll, ujar Arifin, Mahasiswa Jurusan PKO UTP.

Prof Ongko Cahyono, Rektor UTP yang meninjau lokasi kegiatan berpesan kepada para mahasiswa dan anak-anak agar mereka lebih menggemari olahraga tradisional dan ikut menguri-urinya sebagai bentuk rasa cinta kepada tanah air kita.

Lebih lanjut Ongko menekankan, bahwa ia berharap kedepan di sekolah-sekolah dasar permainan tradisional diajarkan dalam pelajaran penjas. Untuk menunjang guru-guru olahraga yang faham dan menguasai olahraga tradisional, UTP melalui program studi Pendidikan Jasmani, kesehatan dan rekreasi siap mencetak guru tersebut.

Suswadi selaku Ketua LPPM UTP Surakarta menjelaskan, bahwa UTP selalu mengevaluasi kegiatan KKN, terbukti dengan dilakukannya Monev (Monitoring dan Evaluasi) yang dilaksanakan hari ini. Monev dilakukan agar tujuan dari KKN ini dapat tercapai dengan baik, sehingga bermanfaat bagi masyarakat di lokasi KKN.

Mahasiswa KKN UTP juga menggelar ekspo UMKM. Di ekspo tersebut banyak produk-produk potensi local yang dipamerkan. Mulai dari kerajinan tangan hingga produk inovasi  olahan makanan. Ada beberapa produk baru yang ditampilkan di antaranya, eskrim ketela, Tomakur (Tomat Rasa Kurma), selai ketela, dodol jambu biji dan lain-lain. (*)

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge