0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Remunerasi Dewan Komisaris Hantar Hikmah Raih Doktor UNS

dok.merdeka.com
Hikmah Endraswati meraih gelar Doktor Universitas Sebelas Maret (UNS) ke 172 (dok.merdeka.com)

Solo — Remunerasi Dewan Komisaris menghantar Hikmah Endraswati meraih gelar Doktor Universitas Sebelas Maret (UNS) ke 172 setelah mempertahankan disertasinya di depan Dewan Penguji yang dipimpin Prof Drs Sutarno MSc PhD, di ruang Senat UNS, Solo, Senin (11/1).

Hikmah menyatakan, proporsi kepemilikan saham komisaris tidak berpengaruh positif terhadap remunerasi komisaris. Hal ini menunjukkan bahwa RUPS tidak memperhatikan proporsi kepemilikan komisari dalam penentuan remunerasi Dewan Komisaris.

“Hal ini dapat disebabkan oleh persentase kepemilikan saham komisaris yang kecil pada sector perbankan,” jelas Hikmah saat mempertahankan disertasinya yang berjudul Karakteristik Dewan Komisaris, Kinerja Keuangan dan Remunerasi pada Perbankan Indonesia.

Hikmah yang dosen FEBI IAIN Salatiga mengatakan, proporsi kepemilikan saham komisaris memenuhi organizational assumption dalam agency theory. Mengutip Eisenhardt, organizational assumption adalah adanya asimetri informasi diantara pihak-pihak yang berkepentingan dan adanya konflik di antara partisipan. Kepemilikan saham komisaris mengurangi konflik kepentingan di antara partisipan dan mengurangi asismetri informasi yang ada karena Dewan Komisaris yang memiliki saham akan aktif melakukan monitoring.

“Hal ini karena Dewan Komisaris memiliki kepentingan terhadap kinerja dan keberlangsungan perusahaan,” ujarnya.

Menurut Hikmah, kinerja perusahaan yang tinggi berpengaruh terhadap kesejahteraan mereka sebagai pemilik saham. Kepemilikan saham komisaris telah diatur dalam PBI No. 8/14/2006, SE BI No.15/15/DPNP/2023 dan UU No 40 Tahun 2007 tentang PT pasal 116.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge