0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembangunan Jembatan Bulurejo Disoal Warga

dok.timlo.net/tarmuji
Jembatan Bulurejo, Karangturi, Nguntoronadi (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Jembatan penghubung antara Kecamatan Nguntoronadi dan Kecamatan Tirtomoyo yakni jembatan Dusun Bulurejo, Desa Karangturi diprotes warga. Pasalnya, jembatan yang direhab 2015 kemarin dinilai membahayakan pengguna jalan. Selain minim penerangan dan rambu-rambu, badan jalan hanya dicor blok satu sisi itu sehingga rawan menimbulkan kecelakaan.

“Mosok pembangunan jembatan itu hanya separuh. Apalagi cor blok jalan itu lebih tinggi dari jalan lama,banyak sekali pengendara kendaraan jadi bingung,” ungkap warga Dusun Bulurejo, Desa Karangturi, Kecamatan Nguntoronadi, Wonogiri, Jinem, Senin(11/1).

Menurutnya, saat malam hari, lokasi tersebut minim penerangan. Pembangunan jembatan itu sendiri dikerjakan pada 2015 kemarin. Sedang direhab hanya separuh badan jembatan atau sisi utara jembatan.

“Dulu katanya pelebaran jembatan, soalnya jembatan lama persis berada di tikungan,” jelasnya.

Dikatakan, dengan pelebaran jembatan itu, badan jalan pun ikut dicor blok dan dinaikkan sekitar 20 centimeter. Lantaran lokasi tersebut di saat hujan, air sungai kerap meluap menutup badan jalan.

“Sebenarnya kami itu senang dengan adanya pelebaran jembatan itu, tapi kok pembangunannya setengah-setengah,sudah banyak pemotor yang terjatuh karena menabrak pembatas antara cor dan jalan aspal itu,” terangnya.

Dia berharap, ada kejalasan terkait pembangunan jembatan itu, soalnya banyak warga sekitar bertanya-tanya tentang pembangunan jembatan yang hanya separuh itu. Dia juga mengatakan, akses jalan kabupaten tersebut tergolong padat. Karena merupakan akses perekonomian dari dan menuju Kecamatan Tirtomoyo, Karangtengah,Batuwarno dan Jatiroto ataupun sebaliknya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge