0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tips Membuat Kartun Bermanfaat Bagi Anak-Anak

Anak menonton kartun. (Dok: Timlo.net/ Telegraph.co.uk.)

Timlo.net—Menonton kartun tidak selalu berdampak buruk bagi anak-anak Anda. Bila orang tua memperhatikan jenis kartun yang ditonton anak mereka, orang tua bisa memanfaatkannya untuk mengubah cara berpikir dan berperilaku buah hati mereka.

Para ahli memberikan beberapa rekomendasi tentang berapa lama anak-anak diperbolehkan menonton televisi:

-Di bawah dua tahun

The American Association of Pediatrics dan para ahli lainnya merekomendasikan jika anak-anak di bawah dua tahun tidak melihat tayangan televisi apapun. Otak para bayi tidak dirancang untuk memahami bahasa yang diucapkan dengan cepat dan gambar visual yang ada di televisi. Bahkan program DVD yang dirancang untuk kelompok usia ini juga tidak menolong. Sang bayi akan belajar cara berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain, tidak dengan menonton DVD atau televisi.

-Usia 2-3 tahun:

Dr. Sally Ward, yang merupakan terapis bahasa dan bicara ternama di the UK merekomendasikan membatasi anak di usia ini untuk menonton TV sejam per hari.

-Usia 3-5 tahun:

Disarankan batasan waktu menonton televisi 1 jam per hari.

Berikut tips menggunakan kartun untuk mendidik anak:

1. Matikan televisi jika tidak ditonton

Jika televisi tidak ditonton, maka matikan. Suara-suara dari televisi bisa menganggu dan membuat anak-anak sulit fokus pada suara-suara yang lebih penting, seperti misalnya suara orang tua. Jika anak-anak Anda terlambat bicara, maka hal ini sangat penting diperhatikan.

2. Pilih kartun yang sesuai

Pastikan anak-anak menonton kartun-kartun yang akan dia nikmati tapi sesuai dengan usia dan tahap perkembangannya, tanpa tema-tema dewasa. Program-program yang berhubungan dengan apa yang dialami anak-anak dalam hidupnya lebih cocok.

Jauhkan kartun yang menyajikan adegan kekerasan. Kemudian, memberikan anak-anak kartun yang berisi tema-tema seperti persahabatan, nilai moral, kerja sama tim dan akhir kehidupan yang bahagia.

3. Tonton kartun bersama anak dan bicarakan isinya

Sediakan beberapa menit untuk menonton kartun bersama anak. Waktu ini bisa digunakan sebagai hadiah jika anak menyelesaikan tugas sehari-hari mereka. Hal ini penting untuk mengecek jika isi kartun sesuai dengan usia anak.

Diskusikan kartun itu dan jelaskan sisi buruk dan baik. Jika kartun itu menunjukkan kekerasan, jelaskan apa yang benar atau salah.

Tolonglah mereka mengamati hal-hal kecil yang hendak dikatakan para karakter dalam kartun sehingga para karakter itu bisa dijadikan teladan.

4. Pikirkan alternatif lain selain TV

Anak-anak yang menghabiskan waktu terlalu banyak untuk menonton kartun dan program TV lainnya biasanya kesulitan membaca. Padahal minat baca penting untuk kesuksesan akademis anak di masa mendatang. Oleh karena itu, usahakan anak-anak belajar menyukai membaca dari sejak awal.

Sumber: Times of India

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge