0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Komunitas GPS, “Deteksi” Lansia Bekerja

Komunitas GPS (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Berawal dari rasa simpati melihat Lansia yang masih bekerja, Gerakan Peduli Sedekah (GPS) lahir. Setiap pekan, GPS memberikan sedekah berupa uang dan sembako.

“Kita memberikan apresiasi kepada Lansia yang bekerja. Mereka tidak meminta sama orang lain meski usia senja,” kata Ketua GPS, Sulisetiawan saat berbincang dengan Timlo.net, baru-baru ini.

Sulis menjelaskan, GPS lahir dari aktivitas di media sosial. Waktu itu, ada teman yang memposting seorang Lansia yang berjualan di perlimaan Stasiun Balapan. Foto Lansia itu diunggah ke facebook. Dari situ kemudian muncul gagasan untuk membuat gerakan sedekah. Gayung pun bersambut dari pengguna media sosial lainnya hingga kemudian terbentuklah GPS.

Sejak lahir 25 Oktober 2015 lalu, GPS sudah memberikan sedekah kepada lebih kurang 10 orang. Mereka mendapatkan uang Rp 1 juta dan Sembako. Penerima sedekah tidak hanya Lansia tetapi juga anak yatim piatu.

Disinggung kriteria penerima sedekah, Sulis, sapaan akrab Sulisetiawan, mengungkapkan GPS melakukan survei terlebih dulu kepada calon penerima sedekah. Hal ini untuk memastikan sedekah yang diberikan tepat sasaran.

“Kita survei dulu, kehidupannya sehari-hari seperti apa. Kalau kriterianya masuk baru kita berikan sedekah. Soalnya ada kemarin tukang tambal ban difabel. Setelah kita cek tanya RT, tetangga, ternyata kondisinya kebalikannya. Punya tiga rumah. Oleh karena, calon penerima kita survei dulu dengan cek RT dan tetangga” beber dia.

Disinggung soal sumber pendanaan, Sulis mengungkapkan dana sedekah berasal dari donasi yang dikumpulkan melalui media sosial. Donatur tidak hanya perorangan tetapi juga lembaga dan perusahaan. Beberapa donatur ada yang berasal dari luar negeri seperti Thailand.

Sulis melanjutkan, hingga kini jumlah anggota di Grup Fb sedekah lebih kurang mencapai 10.000 anggota. Namun saat Kopdar, jumlah anggota yang hadir lebih kurang 100 orang. Kebanyakan berasal dari Soloraya.

“Melalui GPS ini kami mengajak masyarakat untuk bersedekah melalui media sosial untuk membantu orang-orang yang membutuhkan,” ujar pria 37 tahun ini.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge