0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bocah 10 Tahun Kalap di Sungai Pepe

dok.merdeka.com
Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Boyolali — Nasib malang menimpa Atnan Rifai, bocah berusia 10 tahun, warga Tangjungsari, Ngresep, Ngemplak, ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di Kedung Kali Pepe,Gejikan, Ngemplak, Minggu siang (10/1). Korban terpeleset saat sedang mencari ikan di Kali Pepe.

“Dia bersama tiga rekanya sedang mencari ikan, terpeleset dan langsung terbawa arus sungai Pepe,” kata Kapolsek Ngemplak, AKP Ahmad Nadiri.

Diceritakan, saat melihat korban terpeleset dan terbawa arus, tiga temannya langsung berteriak meminta tolong. Warga sekitar yang mendapat laporan segera berusaha mencari korban dan melapor ke RT serta Mapolsek. Warga bersama petugas Polsek kemudian bersama-sama mencari korban dengan menyusuri kali.

“Satu jam kemudian korban ditemukan di bawah jembatan atau 20 kilometer dari lokasi korban terpeleset,” tambah Kapolsek.

Menurut informasi warga yang melakukan evakuasi, lanjut Kapolsek, lokasi ditemukanya korban penuh dengan lumpur dan arusnya sangat deras. Korban sendiri diketahui tidak bisa berenang. Jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Banyubiru untuk dilakukan pemeriksaan.

“Tidak ada tanda-tanda penganiayaan, korban kita serahkan ke keluarga untuk dimakamkan,” imbuh Kapolsek.

Atas musibah tersebut, Ahmad Nadiri mengimbau kepada masyarakat agar hati-hati saat mencari ikan di sungai. Selain itu, juga harus meningkatkan pengawasan kepada anak-anaknya yang nekat mencari ikan di sungai.

“Kalau bisa dilarang, arus airnya deras sangat berbahaya,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge