0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kenaikan Peron Terminal Tirtonadi Diberlakukan 2017

Dok. Timlo.net/Daryono
Pintu keberangkatan bus arah Barat Terminal Tirtonadi (Dok. Timlo.net/Daryono)

Solo – Retribusi jasa ruang tunggu (peron) Terminal Tirtonadi baru akan dinaikkan menjadi Rp 1.000 pada 2017. Meski sudah disetujui oleh DPRD, Perda Retribusi yang menjadi payung hukum pungutan retribusi masih dievalusi Kementerian Keuangan.

“Kenaikan retribusi belum. Perda Retribusi juga masih dievaluasi Kementerian Keuangan,” kata Kepala UPTD Terminal Tirtonadi, Eko Agus Susanto kepada Timlo.net, Minggu (10/1).

Eko menjelaskan saat ini tarif retribusi jasa ruang tunggu terminal masih Rp 500 per orang. Jika evaluasi Perda Retribusi selesai pertengahan tahun ini, tarif retribusi jasa ruang tunggu diprediksi baru bisa diberlakukan 2017. Sebelum pemberlakukan tarif baru, UPTD akan terlebih dulu melakukan sosialisasi kenaikan tarif retribusi.

“Kalau disahkan pertengahn 2016, kenaikan efektif berlaku 2017. Jadi, tidak serta merta dilakukan kenaikan,” ujar dia.

Kenaikan retribusi jasa ruang tunggu itu, lanjut Eko, pastinya akan diikuti dengan kenaikan target pendapatan asli daerah (PAD) dari terminal. Jika saat ini target PAD ditetapkan sebesar Rp 5,9 miliar dimungkinkan target PAD naik dua kali lipat.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo, Yosca Herman Soedrajat mengungkapkan kenaikan jasa ruang tunggu terminal baru dilakukan 2017. Saat ini, pihaknya fokus pada evaluasi dan penataan terminal.

“Prinsipnya kalau pelayanan publiknya belum memenuhi syarat jangan dulu kita naikkan. Kan pembangunan terminal baru selesai. Kita lakukan evaluasi terus menerus. Nantilah, kira kira 2017,” ujar dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge