0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penyakit Langka Ufairah Undang Empati Warga Solo

timlo.net/daryono
Warga di CFD membubuhkan tandatangan dan memberikan donasi untuk Ufairah (timlo.net/daryono)

Solo — Penyakit langka Atresia Bilier atau kegagalan fungsi saluran empedu yang diderita bayi 4 bulan asal Sragen, Ufairah Mamtazah, menuai empati dari warga Solo. Bergotong royong, warga mengumpulkan donasi untuk membantu biaya berobat Ufairah. Di Car Free Day (CFD), Minggu (10/1), pengiat kota Mayor Haristanto mengumpulkan tandatangan dan sumbangan dari pengunjung CFD untuk membantu biaya berobat Ufairah.

“Ini kita menggalang dana. Berapapun dapatnya tidak kita hitung. Kita bungkus dan kasihkan ke salah satu wartawan di Sragen untuk disampaikan langsung. Saya sudah kontak-kontak,” kata Mayor saat ditemui di CFD.

Penggalangan dana dan tandatangan di CFD, lanjut Mayor, sebagai bentuk empati. Terlebih dari informasi yang didapatkannya, biaya pengobatan Ufairah mencapai Rp 1 Miliar. Ia berharap, aksinya mampu menginspirasi warga lain secara bergotong royong ikut memberi donasi untuk putri Ihsan Arifudin itu.

Salah satu pengunjung CFD, Setyawati (25), berencana menggalang dana untuk Ufairah di komunitasnya. Meski ia tidak tahu persis dengan penyakit yang diderita Ufairah, Setyawati merasakan kesulitan yang dialami orang tua Ufairah.

“Kebetulan nanti ada forum amal berbagai sedekah sekitar (fabss) kita. Kopdar jam 9. Nanti bisa dishare di sana,” ujar dia.

Empati untuk Ufairah juga muncul di media sosial facebook. Akun facebook Arifai memposting ajakan membantu Atresia di grup facebook Info Cegatan Solo dan Sekitarnya. Grup facebook itu beranggotakan 58.808 orang.

“Menanggapi postingan ini (sakit Ufairah), kami baru koordinasi dan kerjasama dg rekan2 yg sdh beberapa kali membantu ksembuhan penyakit Atresia Bilier,” tulis Arifai.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge