0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tekan Peredaran Miras, Hadiahi Pelaku dengan Hukuman Tambahan

dok.timlonet/achmad khalik
Kapolsek Serengan, Kompol Edi Wibowo (dok.timlonet/achmad khalik)

Solo — Polsek Serengan gencar melakukan razia dan patroli rutin guna menekan peredaran minuman keras (miras). Terbukti, langkah tersebut sangat efektif dengan makin menurunnya angka peredaran miras di kawasan Kecamatan Serengan.

“Sepanjang tahun kemarin, kami hanya memproses sebanyak 25 kasus miras. Ini menurun drastis jika dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 50 kasus lebih ditahun 2014,” kata Kapolsek Serengan, Kompol Edi Wibowo saat diihubungi Timlo.net, Minggu (10/1).

Selain melakukan razia, pihaknya juga memberikan hukuman tambahan kepada para penjual ataupun pembeli yang terjaring razia. Hukuman tambahan ini berupa, membersihkan rumah ibadah dan diberitakan sejumlah media lokal maupun nasional. Sehingga, berdampak pada efek jera didiri mereka sendiri.

“Itu juga masih dilakukan sidang tipiring dan pengenaan denda. Untuk penjual mencapai Rp 500 ribu dan pembeli Rp 100 ribu,” ungkap Kapolsek.

Pihaknya menilai, minuman keras merupakan sumber dari aksi kejahatan. Mulai dari kasus curat, curas hingga pembunuhan. Tak jarang pelaku selalu menenggak minuman keras sebelum menjalankan aksinya.

Untuk terus menekan peredaran miras, pihaknya berjanji akan selalu meningkatkan patroli khususnya penyakit masyarakat (pekat) untuk mengantisipasi tindak kejahatan yang terjadi di wilayah hukum mereka. Diharapkan, kawasan Serengan yang selama ini dinilai menjadi salah satu peredaran miras dapat dihilangkan.

“Kami juga meminta bantuan masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi jika di kawasan mereka terdapat aktifitas mabuk, judi dan penyakit masyarakat yang lain,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge