0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Awas, Indonesia Diminta Hati-hati Perpanjang Kontrak Freeport

PT Freeport (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Pemerintah diminta berhati-hati dalam melakukan perpanjangan kontrak pertambangan. Selama ini posisi Indonesia selalu ‘kalah’ dalam perpanjangan kontrak tambang, termasuk soal kontrak PT Freeport Indonesia.

“Biasanya posisi kita itu sangat lemah,” ujar Pengamat hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, Sabtu (9/1).

Terkait kisruh perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia yang sebelumnya menghebohkan karena diwarnai lobi politik mantan Ketua DPR Setya Novanto, Yusril yakin pemerintah akan mengambil keputusan terbaik. Sebab, kepastian kontrak Freeport murni kewenangan pemerintah.

“Terserah pada kebijakan pemerintah yang paling baik. Hak freeport itu untuk kepentingan bangsa dan negara kita,” ujarnya.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge