0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Harga BBM Turun, Kebutuhan Pokok Justru Naik

Setyo Pujis
Pedagang pasar tradisional (Setyo Pujis)

Solo – Kebijakan pemerintah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu nampaknya tidak berdampak kepada harga komoditas pangan. Sejumlah harga kebutuhan pangan di Pasar Legi Solo justru merangkak naik sejak sepekan terakhir.

“Bawang putih dari sebelumnya Rp 23 Ribu sekarang naik menjadi Rp 26 Ribu. Kentang dari sebelumnya Rp 12 Ribu sekarang menjadi Rp 15 Ribu,” ujar salah satu pedagang bawang di Pasar Legi Solo, Sri Rahayu kepada wartawan, Sabtu (9/1).

Dirinya mengatakan, merangkaknya harga tersebut karena dipengaruhi oleh pasokan barang yang minim. Untuk bawang putih sendiri selama ini ia mengaku diimpor dari Tiongkok, sedangkan kentang dipasok dari Wonosobo. Lantaran naiknya harga tersebut tak sedikit para pelanggan yang mengeluh.

“Pasokan dari petani turun derastis. Jika sebelumnya bisa dikirim satu Ton sekarang hanya setengahnya saja,” jelasnya.

Hal sama juga dirasakan pedagang lainya. Salah satu pedagang daging ayam, Satiyem menyampaikan jika harga daging ayam melonjak drastis sejak beberapa hari terakhir. Akibat naiknya harga tersebut permintaan daging ayam ditempatnya turun dari sebelumnya 30 Kg perhari menjadi 20 kg per hari.

“Penyebabnya kurang tahu pasti. Namun yang jelas dari pemasok harganya juga dinaikkan. Harga daging ayam sekarang ini Rp 35 Ribu per kg padahal sebelumnya cuma Rp 32 Ribu per kg,” ungkapnya.

Sementara itu, dari pantauan Timlo.net, kenaikan harga pangan juga terjadi pada komoditas sayuran dan cabai. Untuk cabai rawit merah dari sebelumnya Rp 25 Ribu per kg sekarang naik menjadi Rp 32 Ribu.

Tomat dari sebelumnya Rp 9 Ribu per kg sekarang naik menjadi Rp 12 Ribu per kg. Loncang dari sebelumnya Rp 9 Ribu per kg sekarang naik menjadi Rp 16 Ribu per kg.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge