0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sterillisasi Parkir Pasar Gede, Perparkiran dan DPP Diminta Duduk Bersama

dok.timlo.net/heru murdhani
Sterilisasi pedestrian di sebelah barat kawasan Pasar Gede (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo – Kalangan Komisi III DPRD Solo meminta UPTD Perparkiran dan Dinas Pengelola Pasar (DPP) duduk bersama untuk mencari solusi dampak strelilisasi parkir di kawasan Pasar Gede. Hal itu disampaikan legislator menanggapi keluhan pedagang Pasar Gede terkait turunnya omset pedagang setelah adanya sterilisasi parkir.

“Harus dikaji dampak positif dan negatifnya. Harus ada komunikasi antara UPTD Perparkiran dengan DPP. Karena faktanya ada informasi pendapatan pedagang berkurang. Maka implikasinya PAD (pendapatan asli daerah) kan juga bisa berkurang,” kata anggota Komisi III DPRD Solo, Suharsono kepada wartawan, Jumat (8/1).

Dengan duduk bersama, lanjut Suharsono, akan diketahui apakah sterilisasi parkir di Pasar Gede benar-benar berdampak terhadap menurunnya omset pedagang. Jika memang memberi dampak negatif, UPTD Perparkiran mesti mencari solusi lokasi parkir di kawasan Pasar Gede. Jika tidak berdampak signifikan, pedagang harus mengalah lantaran sterilisasi parkir di Pasar Gede agar kawasan tersebut lebih tertata.

Menurut Suharsono, dalam berbagai kasus, koordinasi antar SKPD memang lemah. Ketika satu SKPD mengeluarkan kebijakan, SKPD lainnya tidak dilibatkan.

“Kita sudah ingatkan, dalam konteks lain, SKPD-SKPD itu sering tidak ada koordinasi yang jelas. Makanya UPTD Perparkiran dan DPP perlu ketemu,” ujar dia.

Disinggung lokasi parkir di Taman Parkir Mayor Kusmanto, Suharsono menilai taman parkir itu terlalu jauh jika diperuntukkan bagi pengunjung Pasar Gede. Taman parkir itu lebih pas untuk parkir insidental misalnya parkir di momen tertentu seperti pertunjukan atraksi atau pentas.

Ketua Komisi III DPRD Solo, Honda Hendarto mendukung penuh langkah Pemkot dalam sterilisasi parkir di kawasan Pasar Gede. Konsistensi kebijakan diperlukan agar pedestrian yang sudah dibangun diperuntukkan sesuai fungsinya.

“Pedestrian sudah bagus, ditata, dipakai untuk yang lain dibiarkan. Pemkot harus konsisten menjaga agar tidak ada alih fungsi,” jelas dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge