0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Harga BBM Turun, Harga Kebutuhan Pokok Tetap Tinggi

Pedagang Pasar Jungke (timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) pada, Selasa (5/1) lalu tidak diimbangi dengan penurunan harga kebutuhan pokok. Sejumlah harga kebutuhan pokok justru terkerek naik sesaat setelah harga BBM diturunkan.

“Gula Pasir dan juga Minyak Goreng malah naik padahal BBM turun,” kata Supanto, salah satu pedagang Pasar Jungke Karanganyar, Jumat (8/1).

Supanto, mengatakan harga gula pasir justru naik menjadi Rp12.200 – Rp12.500 setiap kilogramnya. Padahal sebelumnya harga gula pasir berada pada angka Rp 11.500-Rp 12.000 setiap kilogram. Selain itu kenaikan juga terjadi pada minyak goreng curah. Jika biasanya harga satu jerigen minyak ukuran 17 kilogram seharga Rp 130.000 saat ini sudah naik menjadi Rp 140.000.

Harga tersebut baru di tingkat suplier, sedangkan harga jual dari pedagang ke konsumen, pihaknya belum bisa memastikan berapa. Pasalnya jika harga dinaikkan otomatis hal itu akan membuat konsumen menjerit.

“Saya ini malah bingung, harga BBM turun kok harga kebutuhan pokok malah naik, dan naiknya juga cukup lumayan,” ucapnya.

Selain dua kebutuhan pokok tersebut, sejumlah kebutuhan lain juga masih stabil di angka tinggi. Pihaknya mencontohkan untuk bawang putih saat ini harga masih stabil di angka Rp 25.000 setiap kilogram. Padahal harga standarnya hanya berkisar pada angka Rp 20.000 setiap kilogramnya.

“Sebelum BBM turun, sejumlah kebutuhan pokok juga sudah ada yang turun, namun tidak banyak, lebih banyak yang stabil tinggi,” ucapnya.

Pedagang lainnya, Supri, mengatakan penurunan harga BBM juga tidak berpengaruh pada harga Daging ayam. Saat ini harga daging ayam masih berada di angka Rp 32.000 setiap kilogramnya. Harga tersebut sudah berlangsung sebelum pergantian tahun yang lalu. Biasanya jika harga naik, kemungkinan untuk turun akan lebih sedikit.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge