0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

LPPM UNS Jadikan Kecamatan Jenawi Sentra Pisang

Sentra produksi pisang (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) akan menjadikan Kecamatan Jenawi sebagai salah satu sentra produksi pisang.

“Dulu daerah Jenawi merupakan penghasil pisang, tapi kini produksinya hanya sedikit,” ujar anggota
Pusat  Pengembangan Kewirausahaan (PPKWu) LPPM UNS, Eddy Triharyanto saat berbincang-bincang tentang Pisang Jenawi, di Kampus UNS, Solo, Jumat (8/1).

Oleh karena itu, kata Eddy, LPPM UNS akan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menjadikan Kecamatan Jenawi sebagai sentra produksi pisang.

“Kami akan mengembalikan Kecamatan Jenawi seperti asalnya, sebagai daerah produksi pisang,” ujarnya.

Untuk itu, kata Eddy yang juga ahli Hortikultura Fakultas Pertanian UNS, telah menyiapkan dua varietas pisang, salah satunya adalah pisang Rojo Lumut. Dipilihnya varietas pisang itu karena memiliki banyak keunggulan.

“Di antaranya, harga pisangnya cukup mahal, yakni bisa mencapai Rp 100 ribu per tandan,” ungkapnya.

Sejauh ini, katanya, tengah melakukan survei lahan di Kecamatan Jenawi, terkait potensi pisang yang cocok untuk dibudidayakan di daerah itu. “Namun penanaman baru akan dilakukan pada Februari-Maret mendatang,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge