0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Telusuri Dugaan Malpraktik, Kuburan Korban Akan Dibongkar

merdeka.com
Kombes Pol Krishna Murti (merdeka.com)

Timlo.net – Klinik Chiropratic First, Pondok Indah, Jakarta Selatan, diduga melakukan tindakan malpraktik terhadap Allya Siska Nadya (33). Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti mengungkapkan, untuk penyelidikan lebih lanjut, kuburan Allya harus dibongkar.

“Kasus itu sebenarnya sudah kami tangani sejak keluarga korban melapor pada 12 Agustus 2015 lalu. Tapi saat pelaporan, jenazah Allya sudah dikubur,” kata Krishna, Jumat (8/1).

Pada saat pelaporan, pihaknya meminta agar kuburan Allya dibongkar kembali untuk melakukan autopsi. Namun keluarga Allya menolaknya.
“Padahal untuk melakukan penyelidikan di kasus dengan dugaan malapraktik, harus ada bukti dari hasil visum atau autopsi. Makanya kami harus membongkar kuburan korban,” ungkap Krishna.

Krishna akan mendatangkan dokter forensik untuk membicarakan rencana pembongkaran kuburan Allya dengan keluarga korban. Sekaligus meminta izin membongkar kuburan untuk proses autopsi.

Sejauh ini pihak kepolisian sudah memeriksa 11 saksi, termasuk saksi ahli. Saat ini yang dibutuhkan hanya bukti visum dan autopsi.

Krishna juga sudah memerintahkan anak buahnya untuk mencekal 2 orang yakni Randall Cafferty selaku dokter yang melakukan terapi ke korban dan satu orang lainnya adalah pemilik klinik tersebut. Pihaknya akan segera mengajukan surat cekal ke imigrasi, serta menerbitkan red notice untuk berjaga apabila kedua orang itu sudah keluar dari Indonesia.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge