0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terhimpit Masalah Kerja dan Keluarga, Dewa Nekat Konsumsi Narkoba

timlo.net/achmad khalik
Kapolsek Banjarsari, Kompol Danu Pamungkas (kiri) didampingi Kanit Reskrim Polsek Banjarsari, AKP Supardi (biru) menunjukkan barang bukti sabu yang disita dari tangan tersangka (timlo.net/achmad khalik)

Solo — Jajaran Polsek Banjarsari berhasil meringkus seorang pengguna sabu saat mengambil barang haram tersebut di sebuah gang kecil di kawasan Manahan, Banjarsari, Solo, Selasa (5/1) lalu. Saat ditangkap, tersangka yang diketahui bernama Raden Aprianto Bagus Candra Dewa (37) warga Kalitan RT 01/ RW 01 Laweyan, Solo ini membawa sabu seberat 1,04 gram.

“Usai mengambil pesanan sabu, tersangka langsung diringkus,” kata Kapolsek Banjarsari, Kompol Danu Pamungkas, Kamis (7/1) siang.

Informasi yang dihimpun Timlo.net, awalnya tersangka memesan sabu dari salah seorang kenalannya berinisial GD. Setelah melakukan transfer sebesar Rp 1.100.000 maka GD memberi posisi barang tersebut diletakkan. Melalui pesan singkat dari aplikasi Blackberry Masange (BBM), tersangka dipandu hingga memasuki gang kecil tepatnya di belakang SD Al Azhar Syifa Budi Manahan, Banjarsari. Di tempat tersebut, barang haram telah menanti dengan cara ditanam di bawah tanah dan di atasnya diletakkan sebongkah batu keramik.

“Tersangka dituntun untuk menemukan sabu yang diletakkan kenalannya itu,” jelas Kapolsek.

Setelah mengambil barang haram tersebut, polisi yang telah mencurigai gerak gerik pelaku langsung melakukan penggerebekan. Hasilnya, tersangka tidak dapat berkutik dan ditangkap dengan barang bukti yang telah diamankan.

Dari pengakuan tersangka, dirinya mengknsumsi sabu lantaran terhimpit masalah keuangan keluarga dan pekerjaan. Pria yang setiap hari bekerja sebagai deptcolector salah satu perusahaan finace di Kota Bengawan ini mengaku telah setahun memesan kristal sabu kepada rekannya GD.

“Barang (sabu-red) disuplai dari sana (GD). Dulu sempat berhenti, tapi gak kuat dan makai lagi,” kata tersangka.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat Pasal 112 tahun 2009 tentang narkotika dengan acaman hukuman mencapai 12 tahun penjara.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge