0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lingkungan Dicemari, Warga Pedan Sebar Sampah di Jalan

Petugas kebersihan DPU ESDM Klaten membersihkan sampah yang disebar warga di ruas Jalan Pedan - Trucuk (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Sejumlah petugas kebersihan Dinas Pekerjaan Umum Energi dan Sumber Daya Mineral (DPU ESDM) dibuat kalang kabut, Kamis (7/1) pagi. Pasalnya, di sepanjang 200 meter jalan Pedan-Trucuk, tepatnya di Dukuh Kauman, Desa Keden, Kecamatan Pedan, penuh dengan sampah yang berserakan.

“Setelah apel di kantor (DPU ESDM), tadi sebanyak 10 personel dan satu mobil pick up datang kesini untuk mengangkutnya ke Tempat Pembuangan Akhir Sementara (TPAS) Joho, Prambanan. Katanya yang menyebar sampah semalam (Rabu, 6/1) adalah warga sekitar sebagai bentuk protes,” kata salah petugas kebersihan DPU ESDM Klaten, Ikhsan.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Keden, Supraptoyo mengatakan, tidak mengetahui siapa saja warga yang melakukan aksi menyebar sampah di tengah jalan. Tepi jalan tersebut diakuinya adalah tempat pembuangan sampah (TPS) sementara yang sudah ditutup DPU ESDM beberapa tahun lalu. Namun warga luar masih menjadikannya tempat pembuangan sampah liar.

“Kalau sudah ditutup ya jangan buang sampah disitu. Kami belum tahu kapan aksi (sebar sampah) dilakukan, tahu-tahu pagi hari sudah seperti itu,” kata dia.

Hal senada juga disampaikan seorang warga setempat, Ahmad Mutohar. Menurutnya, aksi tersebut diduga dilakukan sebagai bentuk protes dan kekesalan warga terhadap pembuangan sampah liar. Akibatnya, tumpukan sampah menimbulkan bau tak sedap yang mengganggu aktivitas warga.

“Awalnya enggak terasa, tapi lama-lama jengkel semakin banyak dan mencemari lingkungan Kauman. Jadinya warga protes karena bukan tempat pembuangan sampah kok dipakai buangan,” ujar Ketua Fraksi Kebangkitan Nasional DPRD Klaten yang kediamannya tak jauh dari lokasi pembuangan sampah liar.

Mutohar berharap, pemerintah bisa berembug dengan warga dan memasang papan peringatan larangan membuang sampah. Jika perlu dipasang pagar bambu agar warga diluar lingkungan Kauman tidak lagi bisa membuang sampah di tempat tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge