0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Klaten Kekurangan Petugas Pemelihara Taman

timlo.net/aditya wijaya
Seorang pekerja tengah memotong rumput Taman Gayamprit Klaten (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Banyaknya ruang terbuka hijau (RTH) di Kabupaten Klaten ternyata tidak diimbangi dengan jumlah petugas pemelihara taman. Dikhawatirkan sejumlah taman menjadi terbengkalai dan kurang terawat.

“Ada 70 petugas di lapangan, termasuk PNS dan tenaga harian lepas (THL). Idealnya dua kali lipat (140 orang),” ungkap Kepala Seksi (Kasi) Pertamanan DPU ESDM Klaten Jarot Wahyudi, Kamis (7/1).

Terbatasnya jumlah petugas pemelihara taman itu membuat DPU ESDM Klaten menyiasatinya dengan membentuk kelompok kerja (pokja). Pokja dioptimalkan untuk memelihara taman-taman kota sesuai wilayahnya. Pasalnya, total luas ruang terbuka hijau (RTH) di Klaten mencapai 89.166 meter persegi.

Jarot menerangkan, sepanjang Jalan Veteran dan Jalan Pemuda dibagi menjadi tiga pokja. Masing-masing pokja terdiri dari 10 hingga belasan orang. Selain taman di sepanjang jalan protokol, ada empat taman yang digarap yakni, Taman Kota, Taman Gayamprit samping Stadion Trikoyo, Taman Lampion belakang kantor PMI, dan hutan kota Gergunung.

“Mungkin karena keterbatasan anggaran. Untuk PNS nanti mengkoordinatori yang THL. Sedangkan luasan RTH masih sama seperti tahun lalu karena keterbatasan lahan yang bisa dieksplor. Apalagi tanah di kota kebanyakan sudah menjadi milik warga,” terangnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge