0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menderita Atresia Bilier, Ufairah Butuh Uluran Tangan

Bayi Ufairah Mumtazah menunggu uluran tangan dermawan (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Seorang bayi yang baru berumur 4 bulan, Ufairah Mumtazah menderita penyakit langka bernama Atresia Bilier atau kegagalan fungsi saluran empedu. Bayi dari pasangan Ihsan Arifudin (30) dan Dyah Fajar Indriyani (27), warga Dukuh Dugan RT 11, Desa Trobayan, Kecamatan Kalijambe, Sragen ini membutuhkan uluran tangan dari pemerintah dan masyarakat untuk operasi cangkok hati.

”Saya sudah mencari informasi, untuk biaya operasi cankok hati membutuhkan dana sekitar Rp 1 miliar. Kami jelas tidak mampu membiayainya,” kata Ihsan Arifudin kepada wartawan, belum lama ini.

Ihsan mengaku sudah berusaha untuk mencari informasi ke berbagai pihak, termasuk BPJS. Tapi BPJS hanya bisa membantu dengan nilai di bawah Rp 250 juta.

Ihsan mengungkapkan, awalnya Ufairah yang lahir pada 3 September 2015 lahir dalam keafaan normal dengan berat 2,9 Kg. Saat usianya menginjak tiga hari, mereka baru menyadari ada sesuatu yang aneh pada diri sang bayi. Yaitu fesesnya berwarna putih, air kencing berwarna kuning keruh dan pada bagian putih matanya berwarna kuning.

Pasangan muda ini lantas membawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah. Setelah menjalani perawatan selama dua pekan, dokter mendiagnosa kalau Ufairah mengalami penyumbatan pada saluran empedu. Kemudian Ulfairah disarankan untuk menjalani operasi kasai di RSUD dr Moewardi Solo.

“Operasi bedah di RSUD Dr Moewardi sudah dilakukan. Tapi tim dokter tidak berani melanjutkan operasi karena antara hati dan usus tidak ditemukan saluran,” jelasnya.

Satu-satunya jalan yang bisa ditempuh untuk kesembuhan Ulfaitah adalah melakukan dengan operasi cangkok hati. Namun untuk melakukannya, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Baik Ihsan ataupun Dyah sekarang ini hanya bisa pasrah menunggu uluran tangan yang peduli terhadap nasib buah hati mereka.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge