0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sidang Penipuan CPNS, Abu Faiz Tak Didampingi Pengacara

Sarwanto alias Abu Faiz saat mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Sragen, Rabu (6/1) (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Sarwanto alias Abu Faiz (40), terdakwa dalam kasus penipuan CPNS menjalani sidang keduanya tanpa didampingi kuasa hukum.

Dalam sidang tersebut, hadir belasan anggota Front Pembela Islam (FPI) Surakarta yang sejak awal merasa gerah dengan ulah terdakwa (Abu Faiz). Pasalnya, dalam menjalankan aksinya, Abu Faiz mengaku sebagai Ketua FPI Sragen.

“Waktu itu terdakwa mengaku sebagai Ketua FPI Sragen. Katanya FPI mendapat jatah satu kursi untuk CPNS di Depag. Saya berminat untuk memasukkan adik saya,” kata Purwanto (33), warga Desa Pungsari RT 7, Kecamatan Plupuh, saksi korban saat memberi keterangan di depan majelis hakim Pengadilan Negeri Sragen, Rabu (6/1).

Purwanto mengungkapkan, untuk menjadikan CPNS itu awalnya terdakwa meminta uang Rp 50 juta. Kemudian berturut-turut meminta tambahan lagi Rp 36 juta, Rp 18 juta dan Rp 40 juta, hingga totalnya mencapai Rp 144 juta.

Hal itu dibenarkan Tutik Atika Sari (30), istri Purwanto, yang juga menjadi saksi dalam persidangan. Di depan majelis hakim dia mengatakan, terdakwa memang meminta uang untuk bisa memasukkan CPNS di Depag (Kemenag) untuk adik iparnya.

Sementara terdakwa Abu Faiz sendiri saat ditanya hakim sempat mengelak dirinya adalah Ketua FPI Sragen.

“Beliau (saksi Purwanto —Red) tahunya saya ini Ketua FPI Sragen. Padahal saya tidak pernah mengatakan saya ini Ketua FPI,” kata Abu Faiz.

Abu Faiz sendiri selama persidangan cenderung murung dan hanya menunduk. Sidang berikutnya untuk kasus ini bakal digelar pekan depan dengan agenda masih pemeriksaan saksi-saksi lainnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge