0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

25 Kecamatan di Wonogiri Terancam Gagal Panen

Lahan pertanian di beberapa kecamatan di Wonogiri mengering akibat curah hujan rendah (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Rendahnya curah hujan di 25 kecamatan di Kabupaten Wonogiri mempengaruhi produksi pertanian tahun ini. Rendahnya intensitas hujan menjadi faktor utama penyebab kekeringan. Ribuan hektar lahan pertanian terancam gagal panen.

“Meski bulan ini masuk dalam musim penghujan, tapi memang intensitas curah hujan sangat rendah,” jelas Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura (Dispertan TPH) Wonogiri, Safuan, Kamis (7/1).

Menurutnya, saat ini kebanyakan petani mulai menanam padi. Namun sebagian petani menanam jagung. Sedang musim hujan menapaki awalnya, akan tetapi belakangan curah hujan sangat rendah, sehingga tanaman mulai mengalami gejala kekeringan. Tanaman jagung pun di siang hari terlihat layu.

“Untuk saat ini saya kira seluruh kecamatan di Wonogiri ini mengalami hal yang sama, yakni kekeringan dan terancam gagal panen,” katanya.

Safuan mengatakan, jika ditotal lahan pertanian yang terancam kekeringan dan gagal panen. Namun detailnya, Safuan enggan menyebutnya. Pihaknya pun mengimbau agar setiap kecamatan sesegera mungkin membuat laporan terkait kondisi pertanian di wilayah mereka.

“Kemungkinan ada ribuan hektar,” jelasnya.

Di sisi lain, untuk serangan hama sendiri, ia menegaskan, tidak menutup kemungkinan adanya serangan hama seperti halnya mikro organisme penggangu tanaman.

“Serangan hama ada, tapi Wonogiri iniĀ  bukan endemis, jadi sifatnya hanya sporadis saja,” terang Safuan.

Sementara itu, terkait bantuan bibit untuk petani yang mengalami gagal panen, tahun ini kemungkinan besar tidak ada. Pasalnya, regulasi tahun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana setiap ada peristiwa gagal penen Pemkab Wonogiri melalui Dispertan TPH memberikan bantuan ataupun hibah berupa bibit. Terganjalnya bantuan itu, lantaran ada aturan yang mengharuskan setiap kelompok penerima bantuan harus berbadan hukum.

“Tahun ini sulit mekanismenya, kemungkinan malah tidak ada bantuan bibit,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge