0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Satu Keluarga Menghilang, Warga Banyumas Geger

merdeka.com
Ilustrasi Orang Hilang (merdeka.com)

Timlo.net — Warga Kecamatan/Kabupaten Banyumas Jawa Tengah dibikin geger lantaran satu keluarga sudah sebulan menghilang tanpa tahu rimbanya. Sugiantoro beserta istri dan lima anaknya yang sudah lama tinggal Desa Dawuhan RT 03/RW 01, tiba-tiba pamit sekitar 25 November 2015 silam.

“Setelah Maghrib, Sugiantoro tiba-tiba datang dan berpamitan. Katanya, akan pergi keluar Jawa. Saya kira ada waktu akan kembali lagi setelah pamit. Tetapi, malam itu juga keluarga langsung pergi dijemput pakai mobil Avanza,” kata ketua RW 01 Desa Dawuhan, Saman, Rabu (6/1).

Ia mengemukakan, kejadian tersebut sempat membuat warga sekitar yang dipamiti terkejut, karena selama ini istri, Sugiantoro, Marfungah (39) merupakan warga asli yang tercatat sebagai PNS di RSUD Banyumas.

Selama ini, menurut Saman, Sugiantoro termasuk orang yang aktif dalam pertemuan warga. Namun sekitar tahun 2012, katanya, ada perubahan yang terjadi dalam keluarga Sugiantoro.

“Sejak ikut salah satu ormas yang bergerak di kegiatan sosial, anaknya ditarik semua (dari sekolah). Waktu itu yang besar masuk kelas VI SD, langsung ditarik dan diajari sendiri di rumah. Ikut home schooling, kadang di Cilacap, kadang di Sokaraja, Banyumas,” jelasnya.

Sementara itu, orang tua Marfungah, Ratimah (66) mengatakan niatan tersebut sudah disampaikan kepadanya dua hari sebelum pergi. “Sekitar dua hari sebelum berangkat baru ngabari, katanya ke luar Jawa. Pamitannya mendadak, saya sempat mencegahnya. Sayang di sini sudah bekerja, tapi sudah jadi kemauannya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemerintahan dan Pembangunan Desa Dawuhan, Suwarman mengatakan, kepergian keluarga Sugiantoro sempat membuat geger, karena istrinya tidak memberi keterangan ke tempat kerjanya. Sehingga pihak RSUD Banyumas sempat datang ke rumahnya dan mencari informasi kemana Marfungah pergi.

“Istrinya itu kan PNS dan tidak minta izin cuti, pihak RSUD yang cari ke rumahnya. Nggak lama, malah dari Polsek dan Polres Banyumas, lalu Korem datang ke desa, juga tanya itu,” jelasnya.

[rnd]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge