0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ejek Sopir Taksi, Bocah SMP Dihadiahi Bogem Mentah

dok.merdeka.com
Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Solo — Lantaran emosi sesaat, membuat sebuah masalah sepele berbuntut panjang. Hal inilah yang dialami dua sopir taksi dengan seorang bocah SMP bersama kakaknya. Tak terima diejek, dua sopir yang diketahui bernama Joko dan Billy mereka memberi hadiah bogem mentah kepada seorang bocah SMP berinisial RZ (14). Parahnya lagi, mereka kini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan duduk dikursi pesakitan.

Peristiwa yang terjadi sekitar dua bulan lalu ini bermula saat Billy mengatur lalu lintas di depan Stasiun Balapan yang macet. Warga Mojosongo, Jebres, itu bermaksud memberi jalan taksi yang akan masuk ke Stasiun Balapan. Taksi tersebut dikemudikan rekannya, Joko yang akan mengambil penumpang.

Dari arah berlawanan, tiba-tiba muncul RZ (14) bersama dengan kakaknya mengendarai sepeda Motor Vario AD 4641 QA. Karena merasa terhalangi, Joko, membunyikan klakson taksinya. Tak disangka RZ, yang membonceng kakaknya spontan melontarkan ejekan kepada Joko.

“Kendaraan jelek saja main klakson-klakson” ujar Eldin, ayah RZ menirukan ungkapan anaknya saat di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Rabu (6/1).

Tak terima dengan ejekan itu, Billy yang tengah mengatur lalu lintas langsung menarik kerah baju RZ hingga ia terjatuh. Tak berapa lama, Joko keluar mobil dan melayangkan bogem mentah kepada kakak RZ hingga terjatuh. Di saat bersamaan, kendaraan RZ ikut ambruk dan menimpa kaki RZ.

“Kaki anak saya cidera karena kena knalpot panas motor yang ambruk,” jelas Eldin.

Usai kejadian tersebut, kakak beradik itu menceritakan kepada ayah mereka (Eldin). Hingga akhirnya, Eldin mengantar keduanya untuk melapor kepihak berwajib. Atas kejadian itu, kedua tersangka dijerat Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penganiayaan.

Lantaran korban masih berstatus anak di bawah umur, Billy dijerat Undang-Undang (UU) No 35/2014 tentang Perubahan atas UU No 23/ 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Uniknya, dalam persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi itu, RZ, mengaku telah memaafkan Billy. Atas permintaan hakim, Billy bersedia mendekati RZ dan menyalami seraya mengaku telah berbuat salah.

“Iya, saya telah maafkan kamu,” ujar RZ yang disambut tawa seluruh peserta sidang.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge