0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ngaku Polisi, Trimbil Coba Kibuli Warga

dok.merdeka.com
(Ilustrasi) Polisi gadungan (dok.merdeka.com)

Boyolali — Mengaku sebagai polisi, seorang laki-laki gemuk berumuran sekitar 38 tahun, sebut saja bernama Trimbil, mencoba mengibuli warga Sambi. Modus yang dilakukan meminjam uang untuk mengambil jenasah neneknya di salah satu rumah sakit di Solo.

Salah satu warga yang didatangi Si Trimbil, Taufik (26) warga Kiringan, Desa Canden, Sambi. Taufik didatangi pelaku yang mengaku sebagai anggota Polsek Sambi. Pelaku mendatangi dengan mengenakan jaket dan sering membuka jaketnya untuk memperlihatkan lencana polisi. Awalnya, Trimbil datang ke rumah Taufik bermaksud membeli bibit lele.

“Tanpa menawar, dia langsung setuju, tapi mau kembali keesokan harinya karena belum membawa uang,” kata Taufik, Rabu (6/1).

Dua hari kemudian, Trimbil datang ke rumahnya, dan mengaku tidak jadi membeli bibit lele karena uangnya digunakan untuk membiayai neneknya di rumah sakit.

“Kedatangan yang kedua itulah, dia mau pinjam uang Rp 500 ribu, tapi tidak saya beri,” tambah Taufik.

Taufik mengaku tidak memberikan pinjaman, karena sudah curiga dengan gerak gerik Trimbil tersebut. Apalagi sebagai anggota polisi sangat tidak mungkin meminjam uang hanya untuk mengambil jenasah neneknya. Usai ditolak, Trimbil kemudian menuju ke rumah tetangganya.

“Mungkin juga mau pinjam uang,” tambah Taufik.

Sementara itu, Kapolsek Sambi AKP Bambang Rusito, meminta masyarakat untuk lebih waspada dan tidak mudah tertipu dengan oknum yang mengaku sebagai aparat. Pihaknya saat ini masih melacak keberadaan pelaku yang mengaku sebagai oknum polisi.

“Kita sedang selidiki, kalau dia muncul, kita minta masyarakat segera melapor,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge