0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Daftar Lagu yang Dilarang Diputar di Jawa Tengah

dok.merdeka.com
(dok.merdeka.com)

Timlo.net — Di era yang serba mudah ini, banyak orang mencoba segala cara untuk menarik perhatian dan salah satu caranya adalah melalui sebuah lagu. Selain lewat musiknya, lirik sebuah lagu juga menjadi senjata seorang penyanyi dalam menyampaikan pesan.

Sayangnya, tak semua lagu memiliki lirik-lirik lagu yang positif. Ada banyak lagu yang liriknya dianggap tak pantas untuk diperdengarkan secara luas. Hal itu pula yang membuat Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah melakukan tindakan yang cukup tegas.

KPID Jawa Tengah membuat larangan dan membatasi puluhan lagu untuk diputar di wilayah Provinsi Jawa Tengah alias hanya bisa diputar pada jam dewasa, yakni pukul 22.00 hingga 03.00 WIB. Karya-karya tersebut dianggap membawa pesan yang buruk seperti seks bebas, perselingkuhan hingga pelecehan gender.

Total ada delapan lagu yang dilarang untuk diputar. Sisanya, ada 44 hits yang dibatasi jadwal pemutarannya di radio dan televisi Jawa Tengah. Ada nama-nama beken yang masuk blacklist ini seperti Ageng Kiwi dengan lagu Maaf Kamu Hamil Duluan, Jamrud (Surti Tejo) sampai dx lewat hits Jupe Paling Suka 69.

Asep Cuwantoro yang merupakan salah satu komisioner KPID Jawa Tengah mengungkapkan bila 58 lagu tersebut secara garis besar memiliki makna sara, sadis dan seram. Maka dari itu, karya-karya tersebut telah melanggar Penyiaran serta Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) yang diterbitkan KPI.

“Karena di Jawa Tengah marak sekali lagu seperti itu. Utamanya lagu dangdut panggung yang kemudian disiarkan melalui radio yang cenderung berbau porno atau setidaknya memiliki konotasi ke arah sana, maka dari itu KPID lalu memutuskan ada daftar lagu yang dilarang dan dibatasi,” terang Asep seperti yang dilansir dari Brillio.net.

Sebagai bentuk ketegasan, KPID Jawa Tengah sudah membentuk tim pemantau yang akan mengawasi radio dan televisi di Jawa Tengah. Selain itu, KPID Jawa Tengah juga dibantu tim yang terdiri dari empat orang dari beberapa unsur. (bri/abl)

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge