0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jokowi Diminta Mulai Bangun Basis Politik yang Kuat

Ketua Jurusan Komunikasi FISIP UNS, Sri Hastjarjo (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo —  Presiden Joko Widodo (Jokowi) mesti mulai membangun basis kekuatan politik yang kuat. Sehingga bisa solid dan agar susah ditarik ke sana kemari.

“Itulah modal untuk membangun manajemen komunikasi ke depan,” jelas Pakar Komunikasi Fisip Universitas Sebelas Maret (UNS) Sri Hastjarjo PhD kepada Timlo.net , di Kampus UNS, Solo, Rabu (6/1).

Hastjarjo mengatakan, selanjutnya Jokowi agar mulai lebih responsif terhadap isu yang muncul. Sekalipun responnya belum tentu berisi problem solving. Tetapi itu menunjukkan pemerintah dipersonifikasikan oleh Jokowi, bahwa pemerintah tahu tentang isu itu dan care serta sedang mengerjakan sesuatu untuk mengatasi.

“Supaya tidak ada kesan tidak care dan dibiarkan begitu saja,” ujarnya.

Hastjarjo mengatakan, sejauh ini banyak orang mengkhawatirkan Jokowi kehilangan kendali karena pondasi kekuatan politik belum terbangun sangat kuat. Saat ini bargain powernya terkesan tidak terlalu kuat.

“Karena kekuatan politik di sekitarnya gajah gede-gede, termasuk bangunan kekuatan politik di partainya pun belum kuat, masih ada kekuatan lain yang lebih kuat, terkesan dikontrol daripada mengontrol, sehingga mudah ditarik ke sana kemari,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge