0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Bandarlampung Kesulitan Cari Premium Paska Penurunan Harga

Timlo.net - Setyo
Antrian di SPBU (Timlo.net - Setyo)

Timlo.net — Pemerintah telah memutuskan untuk menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, salah satunya Premium. Bahan bakar dengan RON 88 ini dihargai menjadi Rp 6.950 per liter dari sebelumnya Rp 7.300 per liter.

Namun, penurunan harga itu tak sepenuhnya dirasakan warga Bandarlampung. Mereka malah kesulitan memperoleh BBM jenis Premium di sejumlah SPBU, salah satunya yang berada di Jalan ZA Pagar Alam yang memasang plang yang menyebutkan BBM jenis premium dan solar stoknya kosong.

Kondisi yang sama juga tampak di SPBU 24.352.44 di Jalan Gatot Subroto dan di SPBU 2434137, Jalan M Nur, Palapa. Kondisi ini pun membuat masyarakat panik, sebab premium sulit didapat padahal harganya telah turun, jika ada harga belum turun.

“Saya dapat premium tapi harganya belum turun masih harga lama,” kata Tama, warga Bandarlampung, Selasa (5/1).

Pemerintah menetapkan harga solar turun dari Rp 6.700/liter menjadi Rp 5.650/liter, lalu harga premium untuk di luar Jawa, Madura, dan Bali turun dari Rp 7.300/liter menjadi Rp 6.950/liter. Sedangkan harga premium untuk Jawa, Madura, dan Bali turun dari Rp 7.400/liter menjadi Rp 7.050/liter .

Senior Sales BBM Pertamina Lampung Teuku Desky Arifin mengakui hari ini (5/1) memang terjadi keterlambatan pengiriman BBM khusus SPBU dalam Kota Bandarlampung, karena pihaknya mendahulukan pengiriman ke SPBU di luar kota.

“Ini terjadi karena peningkatan permintaan di hampir semua SPBU. Berhubung mobil tangki kami jumlahnya tidak bertambah, ada miss di sana meski pun kami sudah mempercepat pengiriman dari pukul 06.00 WIB menjadi pukul 00.00 WIB,” katanya.

Ia mengatakan, saat ini terdapat 150 SPBU di Lampung dengan rincian 115 tersebar di 14 kabupaten, sedangkan 35 SPBU terdapat di Kota Bandarlampung.

“Kami mulai distribusi tepat pukul 00.00 WIB untuk daerah, pagi ini mereka baru kembali ke Depot Pertamina Lampung di Panjang, sehingga ada keterlambatan pengiriman untuk dalam kota,” kata dia.

Ia menegaskan, stok BBM Lampung masih aman tidak terjadi kekurangan pasokan BBM akibat penurunan harga ini. Stok BBM aman untuk memenuhi kebutuhan BBM Lampung selama 14 hari ke depan.

[tyo]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge