0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Weleh! Rumah Polisi Jadi Penampungan Minyak Tanah Ilegal

rumah-polisi-jadi-penampungan-7-ribu-liter-minyak-tanah-ilegal
Timbunan minyak tanah di rumah polisi ()

Timlo.net — Polresta Pekanbaru, Riau, mengamankan sekitar 7.000 liter minyak tanah diduga ilegal berasal dari Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), yang ditampung di rumah anggota polisi di Pekanbaru.

Wakapolresta Pekanbaru AKBP Sugeng Putut Wicaksono menjelaskan, anggota polisi yang diduga terlibat bisnis ilegal ini berinisial M berdinas di Polres Kuanding. Adapun lokasi rumahnya berada di Jalan Gajah Mungkur/Harapan Raya Ujung, Kecamatan Tenayan Raya.

“Di lokasi penangkapan, juga diamankan pemilik usaha seorang wanita berinisial RH alias ibu Laban dan pria berinisial U,” ujar Putut, Selasa (5/1).

Selain dua tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit truk Toyota Dyna bermuatan minyak tanah sekitar 7.000 liter, 1 unit mobil pikap, 2 unit mesin merek Robin berikut selang, 1 unit timbangan dan 20 drum kosong.

“Serta puluhan jeriken dan sepuluh babytank kapasitas 500 liter serta 3,5 kg karung berisi serbuk yang disinyalir digunakan untuk memurnikan atau menjernihkan minyak tanah,” kata Putut.

Menurut Putut, di rumah tersebut diduga digunakan sebagai tempat penyalinan dan penjernihan minyak tanah. Modusnya yakni dengan menyalin minyak tersebut dari mobil truk ke babytank berkapasitas yang sudah disiapkan di rumah seorang polisi inisial M.

“Untuk oknum polisi berinisial M yang merupakan pemilik rumah, kita masih mendalami sejauh mana keterlibatannya. Jika nantinya terbukti kita proses,” pungkas Putut. [cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge