0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Empat Hari Hilang, Jasad Mahasiswa UMS Ditemukan Mengapung

Ilustrasi orang tenggelam (dok.merdeka.com)

Wonogiri — Setelah empat hari, jasad mahasiswa UMS, Muhammad Reza Suprayogi (22) warga Kajen, Kelurahan Giripurwo, Wonogiri Kota berhasil ditemukan. Korban hilang ditelan keganasan Pantai Ndangkalan, Wora-Wori, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jatim saat pergantian tahun.

“Korban ditemukan tim SAR dan nelayan sore tadi sekitar pukul 17.00 WIB,” ujar warga setempat, Agus, Senin (4/1).

Menurutnya, pihak keluarga juga sempat menunggu proses pencarian jasad korban di Pantai Ndangkalan Pacitan. Saat ditemukan, jasad korban mengapung diperairan berjarak dua kilometer dari lokasi kejadian.

“Keluarga saat ini masih shock mas,” jelasnya.

Saat jasad korban tiba di rumah duka, seketika disambut jerit tangis keluarga dan kerabatnya. Rekan-rekan Reza juga berdatangan, di rumah Rusdi (60), pensiunan pegawai bank ini. Bahkan kakak kandung korban histeris hingga taksadarkan diri.

Sementara itu, Sobari (45) sopir ambulan pembawa jenasah Reza mengatakan, sebenarnya Pantai Ndangkal bukanlah area untuk berenang. Pasalnya, selain ombaknya deras, diperairan pantai itu terdapat pusaran air yang tidak nampak mata. Bahkan, pusaran air itu kerap berpindah-pindah tempat.

“Itu pantai hanya digunakan bersandar kapal nelayan, perairan Ndangkal sendiri merupakan perairan dangkal dan merupakan area nelayan mencari udang,” katanya.

Diceritakan, sesaat sebelum kejadian, warga dan nelayan sekitar sempat melarang korban dan rekannya untuk tidak berenang. Namun, imbauan itu mereka abaikan. Mula-mula, dua orang rekannya akan tenggelam, lalu mereka sadar, jika lokasi mereka berenang terlalu dalam.

“Sedang ketiga remaja ini belum sadar akan bahaya, ketika sadar, dua rekannya berhasil diselamatkan warga, saat korban hendak ditolong, dilempar pelampung, korban terlebih dahulu tenggelam terseret pusaran arus,” jelasnya.

Saat ditemukan, jasad korban sudah membusuk, sebagian wajah korban sudah melepuh dan rusak.

“Satu bulan ini, sudah ada dua korban dipantai Ndangkalan, sebelumnya warga Kecamatan Giriwoyo juga tewas tenggelam dipantai ini,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge