0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

2015, OJK Semakin Menunjukan Taringnya

timlo.net/setyo pujis
Kepala OJK Solo, Triyoga Laksito (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Sepanjang tahun 2015, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) semakin menunjukan eksistensi dan juga peranannya dalam memajukan roda perekonomian negara. Pencapaian tersebut hampir dirasakan seluruh satuan kerja, baik dari perbankan, pasar modal dan industri keuangan non bank.

“Untuk memperkuat fungsi edukasi dan perlindungan konsumen, OJK telah melakukan beberapa inisiatif dalam mendukung program pemerintah. Diantaranya adalah program laku pandai, program Jaring (Jangkau, Sinergi dan Guidelines) dan simpanan pelajar,” ujar Kepala OJK Solo, Triyoga Laksito kepada wartawan, Senin (4/1).

Dirinya mengatakan, program laku pandai atau layanan keuangan tanpa kantor tersebut saat ini telah didukung sekitar 24.865 agen dan berhasil menjaring 1.094.362 nasabah serta dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 41,3 Miliar di Indonesia.

“Melalui program Jaring, bank berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp 4,41 Triliun sedangkan simpanan pelajar berhasil menyumbang dana sebesar Rp 32,8 Miliar,” jelasnya.

Tak hanya itu, OJK juga melakukan pengembangan infrastruktur dalam rangka pendalaman pasar modal. Diantaranya melalui pengembangan sistem pengelolaan investasi terpadu, optimalisasi kapasitas asuransi dan reasuransi dalam negeri termasuk penyesuaian uang muka kendaraan bermotor bagi perusahaan pembiayaan.

“Sedangkan pada sektor jasa keuangan syariah, kita meluncurkan road map perbankan syariah, pasar modal syariah dan IKNB syariah,” tandasnya.

Dengan adanya road map keuangan syariah tersebut, seluruh stakeholder memiliki acuan dalam mengembangkan dan mendorong potensi jasa keuangan syariah di Indonesia yang sangat besar.

 

Kepala OJK Solo, Triyoga Laksito

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge