0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ada SPBU Tak Turunkan Harga, Lapor ke Dinas Perdagangan

Ilustrasi SPBU Pilangsari, Sragen (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Menjelang penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar per 5 Januari 2016, Pemkab Sragen melalui Dinas Perdagangan meminta semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) langsung menurunkan harga BBM terhitung Selasa (5/1) pukul 00.00 WIB. Kalau ditemui atau ada laporan ada SPBU yang tidak menurunkan harga maka bisa dikenai sanksi.

“Mulai 5 Januari nanti harga BBM jenis premium turun Rp 150, sedang untuk solar turun Rp 750. Kalau tidak menurunkan SPBU bisa kena sanksi. Ini instruksi dari Pertamina,” kata Kasi Pembinaan Distribusi Dinas Perdagangan Sragen, Joko Suranto ketika ditemui wartawan di kantornya, Senin (4/1).

Joko menegaskan, masyarakat bisa langsung melaporkan langsung ke Dinas Perdagangan apabila terhitung sejak 5 Januari pukul 00.00 WIB ada SPBU yang masih memakai harga lama dalam penjualan BBM.

Dikatakan Joko, pengumuman rencana penurunan harga BBM tersebut telah dirilis secara resmi oleh pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said pada 23 Desember 2015 lalu. Dengan adanya penurunan tersebut maka harga premium yang tadinya sebesar Rp 7.300 per liter turun menjadi Rp 7.150 per liter. Sedangkan harga solar yang semula sebelumnya Rp 6.700 per liter turun menjadi Rp 5.950 per liter.

Sementara untuk harga Pertalite turun Rp 250 menjadi Rp 7.950 per liter dari harga semula sebesar Rp 8.200 per liter. Harga Pertamax turun Rp 200 per liter menjadi Rp 8.450 per liter dari harga semula sebesar Rp 8.650 per liter.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge