0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Protes Jalan Rusak, Warga Rame-Rame Tanam Pohon Pisang

dok.timlo.net/aditya wijaya
Jalan rusak ditanami pohon pisang (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Puluhan warga Desa Barukan, Kecamatan Manisrenggo, Klaten melakukan aksi tanam pohon pisang di jalan berlubang. Pasalnya, warga gerah dengan pemerintah yang tak kunjung melakukan perbaikan di jalan bertipe kabupaten yang dekat dengan pemukiman mereka tersebut.

“Selama kurun waktu setahun jalan ini belum pernah mendapat perhatian dari pemerintah Klaten. Kami tak banyak bicara, mohon pihak terkait agar jalan kabupaten ini bisa diperbaiki,  minimal diurus (ditimbun pasir) jalannya,” pinta salah seorang warga setempat, Sujono (58), Senin (4/1).

Menurut dia, seperti jalan yang ada di utara SMK Tunas Jaya Manisrenggo atau timur SMPN 2 Manisrenggo, setiap memasuki musim hujan selalu tergenang air. Imbasnya, pengguna kendaraan yang tidak mengetahui ada lubang sedalam 15 centimeter di depannya rawan terperosok hingga jatuh.

Keluhan serupa juga datang dari tokoh masyarakat setempat, Gandung Wahyudi. Ia mengaku sering menerima laporan masyarakat terkait jalan rusak itu. Sebab, sejumlah pengguna jalan tak jarang terpeleset jatuh dari kendaraannya saat menghindari lubang jalan yang rusak.

“Tolong, pejabat yang berwenang bisa bekerjasama dengan pihak terkait untuk bisa mengecek langsung jalan rusak tersebut. Tiap selesai hujan deras, dipastikan jalan tersebut berkubang air, khususnya di dekat bagian selokan. Karena warga sudah kerepotan tak ada perbaikan, maka jalan rusak sedalam 15 cm itu dikasih pohon pisang dan bidang jalan tinggal setengah,” ujar Gandung Wahyudi yang juga Kabag Humas Pemkab Klaten ini.

Informasi yang dihimpun Timlo.net, menyebutkan jalan Barukan merupakan salah satu jalur resmi yang dilalui truk bermuatan pasir dan batu dari lereng Gunung Merapi atau galian C. Barukan berada di jalur II dari empat jalur arah Yogyakarta, yakni Balerante – Panggang – Kepurun – Manisrenggo – Barukan – Ngenden – Jalan Solo-Yogya (jalan negara).

Hal itu berdasarkan Surat Keputusan Bupati Klaten Nomor 2114 Tahun 2006 tentang penetapan jalur angkutan golongan C.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge