0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Wonogiri Protes Tiang Listrik, Ini Alasannya

Warga menempel poster di sejumlah tiang pancang milik PLN (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Pemasangan tiang pancang milik PLN di Dusun Bulusari Desa Bulusulur menuai protes warga setempat. Pasalnya, pemasangan tiang listrik berdaya 22.000 volt itu dinilai membahayakan keselamatan jiwa lantaran terpasang di bahu jalan. Selain itu, selama ini tidak ada koordinasi dengan warga sekitar terlebih dahulu.

“Tahu-tahu sudah dipasang lima tiang pancang PLN tanpa permisi, kami sangat menyayangkan sikap PLN yang seenaknya sendiri,” ungkap juru bicara warga Bulusulur, Sukino, Senin (4/1).

Tiang pancang PLN setinggi 12 meter itu, menurutnya untuk menyuplai kebutuhan listrik di perumahan baru yang dibangun developer di kampungnya. “Akibatnya jalan menjadi sempit, tidak bisa untuk berpapasan dua mobil,” katanya.

Tak hanya Sukino. Sedikitnya ada lima tokoh warga yang mewakili penduduk desa mengaku geram dengan pemasangan tiang pancang PLN. Bahkan ,mereka juga meminta agar pengembang perumahan Bulusulur segera memindah tiang-tiang pancang bermasalah itu. Sebagai bukti protes mereka, di sejumlah tiang baru itu ditempeli poster berbunyi, “pasang cagak sak karepe dewe, karepe piye?”.

“Bukannya kami menolak pembangunan perumahan itu, tapi hanya menuntut melalui jalur yang benar, termasuk ijin lingkungan, sehingga warga sekitar diuwongke,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge