0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rawan Kecelakaan, 5 Median Jalan di Boyolali bakal Ditutup

Bukaan median jalan di Jalur Utama Solo-Semarang sering terjadi kecelakaan lalu lintas (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Lima median jalan di jalur utama Solo-Semarang, bakal ditutup, menyusul tingginya angka kecelakaan lalu lintas di 5 bukaan median jalan tersebut. Satlantas Polres Boyolali saat ini sudah mengirimkan surat permohonan penutupan bukaan median ke Dishubkominfo.

“Kita sudah kirimkan surat pengajuan, sampai saat ini masih menunggu tindak lanjutnya,” kata Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Yuna Ahadiyah, Senin (4/1).

Lima titik median jalan yang bakal ditutup, bukaan median di depan Pabrik Safaritex Banyudono, depan RS Al Amin atau Jl Semarang-Solo Km 76, di tutup karena berdekatan dengan bukaan median depan Mapolres dan Koramil Mojosongo. Kemudian di Jl Solo-Semarang Km 81 sebelah barat Nglarangan, Teras, pengguna jalan yang hendak menyeberang disarankan lewat depan SPBU Teras. Bukaan median depan Pasar Ngancar, Banyudono, berada di tikungan dan sebelah barat jembatan timbang, Banyudono, dinilai tidak efektif.

“Untuk yang di depan Pabrik Safaritex nanti dilakukan rekayasa median, jadi bisa dibuka tutup,” ujar Yuna.

Langkah penutupan dilakukan untuk menekan angka kecelakaan di jalur utama Solo-Semarang tersebut. Diakui, banyak pengguna jalan, terutama masyarakat sekitar yang terkadang melawan arus saat hendak melintasi bukaan median.

“Setelah kita lakukan evaluasi, ternyata Laka di bukaan median jalan sangat tinggi,” tambahnya.

Salah satu pengguna jalan, Wahyu Utomo (35), warga Boyolali, mengaku sepakat dengan penutupan bukaan median jalan tersebut. Diakui, seringkali pengguna jalan yang hendak menyeberang sering mendadak.

“Saya sampai kaget, tiba-tiba ada yang melintas mendadak, menyeberang dari bukaan median jalan, sebaiknya yang rawan laka ditutup saja,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge