0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Terima Ganti Rugi Tol Soker Senilai Rp 4,9 Miliar

Terowongan Tol Solo-Kertosono (Soker) (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Sragen — Panitia pembebasan lahan Jalan Tol Solo-Kertosono (Soker) kembali menyerahkan uang ganti rugi senilai Rp 4,9 miliar untuk pembebasan belasan bidang tanah yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Sragen. Uang ganti rugi diserahkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Soker wilayah Solo-Mantingan II kepada 12 warga dalam bentuk tabungan di bank.

“Uang ganti rugi senilai Rp 4,9 miliar itu digunakan untuk membebaskan lima bidang tanah di Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal senilai Rp 3,1 miliar, serta tiga bidang tanah di Desa Krikilan, Kecamatan Masaran senilai Rp 1 miliar,” kata PPK Tol Soker Wilayah Solo-Mantingan II, Sihono melalui Kepala Tata Usaha PPK, Joko Suryono belum lama ini.

Joko menjelaskan, selain di wilayah tersebut, uang ganti rugi juga diberikan untuk dua bidang lahan di Desa Singopadu Kecamatan Sidoharjo senilai Rp 528 juta, satu bidang tanah di Desa Toyogo Kecamatan Sambungmacan senilai Rp 60 juta dan satu bidang tanah di Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang senilai Rp 161 juta. Sebelum menerima uang gantu rugi, warga diminta menandatangani surat pernyataan kesediaan pembebasan lahan.

Menurut Joko, dengan dibayarnya ganti rugi untuk 12 bidang lahan itu, sekarang tinggal tersisa dua bidang lahan yang belum dibebaskan. Masing-masing di Desa Singopadu, Kecamatan Sidoharjo dan Desa Banyurip, Kecamatan Masaran.

Satu bidang lahan seluas 789 meter persegi di Desa Singopadu masih menjadi objek sengketa oleh ahli waris. Sementara satu bidang lahan seluas 149 meter persegi di Desa Banyurip, Masaran, dinilai belum jelas status kepemilikannya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge