0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mabuk Berat, Buruh Serabutan Bacok Karyawan Minimarket

(merdeka.com)

Timlo.net — Seorang buruh serabutan, Dedi Harpan (24), ditangkap kepolisian Polres Metro Jakarta Utara, setelah membunuh seorang karyawan minimarket, Wahyu Musthofa (21), di Sunter pekan lalu.

“Pelaku ini ternyata tidak sendirian, pelaku ditemani oleh delapan orang lainnya. Namun, delapan orang ini tidak melakukan tindak pembunuhan, otak pembunuhan ini tetap si Dedi. Delapan orang tersebut saat ini masih kita selidiki sebagai saksi,” ucap Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Susetio Cahyadi, Minggu (3/1).

Susetio menceritakan, Dedi membunuh Wahyu itu dengan cara membacok. Pelaku bahkan membacok dua teman korban lainnya, yakni Wahid Rofaldi (21) dan Nur Rohim (21). Peristiwa itu terjadi di Jalan Telaga Murni III, Sunter, Jakarta Utara, Minggu, 27 Desember 2015, sekitar pukul 03.00. Kejadian itu menyebabkan Wahyu menghembuskan napas terakhir akibat sabetan celurit menembus ke jantungnya.

Peristiwa ini berawal ketika Dedi dan delapan kawannya tengah asyik menenggak minuman keras. Karena kelaparan pas mabuk, pelaku pun mencari makanan. Di tengah jalan, pelaku bertemu para korban. Entah apa penyebabnya, Dedi dan para korban terlibat cekcok hingga berujung bacok.

“Permasalahan ini terjadi karena minuman keras, pelaku sempat cekcok dengan korban, pelaku yang tersinggung lalu mengeluarkan celurit yang ada di pinggangnya,” katanya.

Usai membacok korban, Dedi sempat melarikan diri keluar Jakarta. Namun, dia kembali lagi ke tempat tinggalnya di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara, dan akhirnya tertangkap.

Akibat tindakannya, pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHPidana JU 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang menyebabkan korban kehilangan nyawa. Pelaku terancam hukuman penjara di atas 5 tahun.

[ang]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge