0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jalur SSB Masih Minim Penerangan dan Rambu-Rambu

timlo.net/nanin
Jalur wisata Solo-Selo-Borobudur sudah mulus (timlo.net/nanin)

Boyolali — Perbaikan pembangunan jalur wisata Solo-Selo-Borobudur (SSB), telah selesai. Kini masyarakat kembali bisa melintasi jalur tersebut dengan nyaman. Hanya saja, sejumlah pengguna jalan mengeluhkan masih minimnya rambu-rambu dan penerangan jalan.

“Kalau malam kan gelap, tidak ada penerangan jalan, bisa membahayakan, apalagi kalau kabut turun, harus ekstra hati-hati,” ujar Santoso, warga Boyolali yang sering melintasi jalur tersebut menuju ke Magelang, Minggu (3/1).

Diakui, keberadaan penerangan jalan dan rambu-rambu sangat penting. Mengingat jalur SSB penuh dengan tanjakan dan tikungan tajam. Apalagi jalur SSB merupakan jalur alternatif menuju ke Magelang, sehingga setiap hari arus lalu lintasnya ramai.

“Kalau yang tidak biasa lewat sini malam hari, pasti akan kerepotan,” tambahnya.

Sementara itu, pengawas jalur SSB Dinas Bina Marga Jateng, Sumarwan, mengatakan akan mengkoordinasikan soal penerangan dan rambu-rambu ke pemerintah Boyolali. Sementara terkait dengan proyek perbaikan jalur SSB, sepanjang 4 km di ruas jalan Cepogo-Selo, saat ini sudah rampung. Proyek yang dimulai pertengahan 2015 lalu dengan anggaran hampir senilai Rp 20 Miliar dari Provinsi Jawa Tengah selesai sejak 14 Desember 2015 lalu.

“Tahapan saat ini adalah pemeliharaan dari pelaksana selama enam bulan ke depan,” kata Sumarwan.

Disisi lain, pihaknya menjamin kwalitas jalan yang saat ini menggunakan sistim beton lebih bagus dan kuat. Kualitas jalan yang dicor beton dinilai mampu mengakomodasi jumlah dan tonase kendaraan yang melintas di jalur SSB.

“Begitu jalur dibuka, ratusan truk melintas di jalur SSB dan kita belum menemukan kendala di kualitas jalan,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge