0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PT KAI Dapat Tambahan PSO 20 Persen

Setyo Pujis
ilustrasi (Setyo Pujis)

Solo – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendapatkan tambahan anggaran Public Service Obligation (PSO) 20 persen di 2016. Penambahan anggaran tersebut dialokasikan untuk semua rangkaian kereta api (KA), baik untuk jarak dekat, sedang maupuan jauh.

“Dalam kontrak PSO yang baru ini, Pemerintah memberikan anggaran PSO sebesar Rp 1,83 Triliun atau naik dari sebelumnya yang hanya Rp 1,52 Triliun,” ujar Manager Humas PT KAI Daops VI Yogyakarta, Eko Budiyanto dalam rilis yang dikirim kepada Timlo.net, Sabtu (2/1).

Dirinya mengatakan, perpanjangan kontrak PSO tersebut didasarkan pada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (Dipa) satuan kerja Direktorat Perkeretaapian Tahun 2016. Dan tertuang dalam kontrak No. PL.102/A.682/DJKA/12/15 dan No. HK.221/XII/53/KA-2015 tanggal 22 Desember 2015.

“Kontrak PSO ini berlaku mulai 1 Januari hingga 31 Desember 2016,” jelasnya.

Jumlah subsidi tersebut akan dialokasikan untuk KRL Jabodetabek sebesar Rp 1,1 Triliun, KA ekonomi jarak jauh sebesar Rp 105,77 Miliar, KA ekonomi jarak sedang Rp 133,5 Miliar, KA ekonomi jarak dekat Rp 409,03 Miliar, KRD ekonomi Rp 62,56 Miliar dan KA Lebaran senilai Rp1,46 Miliar.

“Tahun ini alokasi subsidi terbesar diberikan kepada penumpang KRL. Nilai subsidi yang diberikan untuk penumpang KRL naik 30% dari tahun sebelumnya,” terangnya.

Dengan adanya penambahan dana PSO tersebut, ia berharap penumpang dapat tetap menikmati moda transportasi KAI dengan tarif yang lebih terjangkau.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge