0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kronologi Ledakan Bom Mobil Tv One

Ledakan di mobil TV One (merdeka.com)

Timlo.net — Mobil TV One yang sedang meliput perayaan Tahun Baru di Bandung diteror bom. Mobil APV B 1266 TOB warna silver itu meledak di bawahnya akibat bom molotov coctail. Kejadian tersebut terjadi di depan rumah dinas Wali Kota Bandung, di Jalan Dalem Kaum Bandung.

Presenter tv One Brigita Manohara menceritakan kepanikan timnya ketika bom tersebut meledak. Saat kejadian, sekitar pukul 01.00 WIB, tim tv One yang berjumlah sekitar 12 orang tengah bersiap-siap pulang dari liputan perayaan pergantian tahun di Jalan Dalem Kaum, Alun-Alun Masjid Raya Bandung.

Mobil terparkir di depan rumah dinas Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. Manohara mengira suara ledakan berasal dari kembang api atau petasan.

“Tidak lama setelah bunyi ledakan, asap putih keluar dari bawah mobil. Baunya semacam bubuk mesiu. Kita kira orang iseng lempar petasan,” ucap Manohara, Jumat (1/1).

Saat kejadian, ada dua orang timnya yang berada di dalam mobil yakni Muhamad Ishak dan Barnas. Keduanya mengaku sempat merasakan getaran ketika bom tersebut meledak.

Diliputi kepanikan, keduanya bergegas keluar dan meninggalkan mobil. Meski ada kekhawatiran bom kembali meledak, beberapa kru tv One nekat mendekati mobil untuk mengamankan perlengkapan liputan.

“Kita panik karena di dalam mobil ada banyak kamera dan alat-alat. Langsung kita keluarkan alat-alat biar aman,” jelasnya.

Saat kejadian tidak ada satupun polisi berada di dekat lokasi. Menurut pengakuannya, hanya ada beberapa anggota Satpol PP Kota Bandung.  Manohara menuturkan, beberapa rekannya mencoba menyingkirkan kaleng kecil berdiameter 10 cm yang diletakkan persis di bawah tangki bensin.

“Pas kita lihat di dalam kaleng itu ternyata ada besi, paku, ada baterai 9 volt berbentuk kotak dan kabel-kabel. Jadi hampir bisa dipastikan itu semacam bom bukan petasan,” katanya.

Dia tidak membayangkan jika bom meledak dengan kekuatan besar. Sebab, saat kejadian ribuan orang masih berkumpul di alun-alun.

“Kita beruntung tidak ada korban,” ucapnya.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge