0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lagi, Isu Pernikahan Sejenis Gegerkan Warga Bali

merdeka.com
Pernikahan sejenis diduga dilakukan di Bali (merdeka.com)

Timlo.net – Warga Bali kembali dibuat geger dengan pernikahan sejenis yang diduga dilakukan di Bali. Peristiwa itu terkuak dengan beredarnya foto-foto yang diunggah ke jejaring sosial Facebook, oleh akun Ben Hitam. Akun itu mengunggah tiga foto berbeda.

Pada foto pertama terlihat dua lelaki berdiri sejajar di depan seseorang yang menggunakan pakaian adat Bali. Mengenakan baju serba putih, latar belakang foto itu seperti bebatuan tebing.

Pada gambar kedua, pasangan tersebut mengapit pria menggunakan pakaian adat Bali. Di samping mereka, empat perempuan juga berdiri mengenakan pakaian adat Bali.

Dan, untuk foto ketiga menampilkan pasangan tersebut tengah memasangkan cincin di jari manisnya kepada pasangan yang terlihat bertato pada lengan kanannya.

Pada foto tersebut pengunggah menuliskan “Selamat atas pernikahannya buat kedua temanku di Bali. Sukses selalu ya”. Foto tersebut diunggah pada 20 Desember 2015 pukul 11.56 waktu setempat.

Mendengar hal tersebut, Polda Bali mengambil langkah cepat. Kabid Humas Polda Bali, Komisaris Besar Polisi (Kombes) Hery Wiyanto mengatakan, bahwa akun Facebook atas nama Ben Hitam mulai dilacak.

“Kita akan lihat dan cocokkan foto-foto yang diunggah dengan kebenaran lokasi. Pastinya ini jadi perhatian kita di penghujung tahun ini,” kata Hery.

Secara terpisah, Humas Bali Wedding Asosiasi (BWA) Elby Lukas Bundi menuturkan, dengan melihat lokasi dalam foto tersebut, dia menduga pernikahan dilangsungkan di sebuah villa, di wilayah Ungasan. Sebab, nuansa alam pada foto tersebut tampak seperti di Ungasan.

“Kurang lebih itu terjadinya di daerah Ungasan, Kuta Selatan,” kata Elby.

Lokasi tersebut diyakini Elby, mengingat BWA kerap menggelar sebuah acara pernikahan di sejumlah villa dan hotel di wilayah Bali. Sehingga lokasi terlihat pada foto yang diunggah Ben Hitam soal pernikahan sejenis itu, dipastikan ada di daerah Ungasan wilayah Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Elby juga menegaskan, pihaknya tidak pernah menggelar acara pernikahan sejenis baik kaum perempuan maupun pria. Namun, dia tidak menampik kalau BWA pernah mendapat penawaran untuk melangsungkan acara tersebut.

“Setahu saya itu hanya dibuat seremonial saja. Memang ada mangkunya, hanya untuk formalitas. Tidak menggunakan sarana upacara persembahyangan yang memakai tata cara adat Bali,” ujar Elby.

[ary]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge