0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Paket Kebijakan Ekonomi, Artinya Pemerintah Sudah Hadir

Lukman Hakim (timlo.net/eko prasetyo)

Solo – Ekonom Universitas Sebelas Maret (UNS), Lukman Hakim PhD menyatakan, keluarnya Paket Kebijakan Ekonomi, artinya pemerintah sudah hadir dan image-nya pemerintah bekerja.

“Persoalan kemudian kapan bekerjanya tidaklah terlalu penting, karena kerumitan regulasi membutuhkan waktu untuk membenahi. Kedepan pemerintah tidak ada pilihan lain kecuali mendorong sector riil agar tumbuh lebih lebih baik,” ujar Lukman saat menilai perokonomian 2015 dan 2016 Kedepan, di Kampus UNS, Solo, Rabu (30/12).

Lukman mengatakan, tahun 2015 trigernya Dirjen Pajak mundur karena tidak bisa memenuhi target pajak. Karena kondisi perekonomian masyarakat lesu. Tidak ada insentif yang cukup buat sector riil untuk tumbuh. Karena suku bunga tinggi, pajak tinggi dan regulasi masih semrawut.

“Kalau sektor riil tumbuh, pemerintah harus bekerja keras,” tandasnya.

Selain itu, pada tahun 2015, kuantitas kredit mengalami penurunan dan tidak memenuhi target. Artinya dalam setahun terakhir ini tidak ada pertumbuhan kredit. Ini akibat BI rate terlalu tinggi dan tidak turun-turun, sehingga dinamika ekonomi ikut mandek.

“Respon masyarakat terhadap suku bunga tidak positif,” ujarnya.

Artinya, selama ini pemerintah telah berupaya keras menghimbau agar dinamika ekonomi bergerak, tetapi kalau Bank Indonesia tetap bertahan dengan suku bunga tinggi.

“Kalau sudah begitu, percuma saja himbauan pemerintah itu,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge