0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tahun Baru, Truk Pasir Dilarang Melintas 5 Hari

dok.timlo.net/nanin
Nekat melintas,puluhan sopir truk pasir terjaring operasi jajaran Satlantas Polres Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas di jalur utama Solo-Semarang, mulai hari ini, Rabu (30/12) hingga lima hari ke depan, truk pasir dilarang melintas. Pelarangan ini juga berdasarkan surat edaran Kemenhub Nomer 48 tahun 2015 tentang larangan operasional angkutan barang saat liburan Natal dan Tahun Baru.

“Khusus truk pasir, kontainer dan truk gandeng mulai hari ini hingga 3 Januari dilarang melintas di jalur utama, dikhwatirkan akan menimbulkan kemacetan arus lalu lintas,” kata Kaur Bin Ops Satlantas Polres Boyolali, Iptu Robin Pattulu, Rabu (30/12).

Namun hingga Rabu sore, petugas masih mendapati truk pasir melintas di jalur Solo Semarang, tepatnya di wilayah Ampel. Petugas yang melakukan razia, langsung menjaring puluhan truk. Para sopir truk yang terjaring razia, berdalih mereka belum mengetahui larangan tersebut.

“Belum tahu kalau ada larangan melintas, ya mulai besok istirahat dulu saja,” ujar Yanto, salah satu sopir truk, warga Musuk.

Sementara bagi sopir truk yang surat-surat berkendaranya lengkap, setelah diberi pengarahan tentang larangan melintas tersebut, mereka diijikan melanjutkan perjalanan. Sedangkan bagi yang surat berkendaranya tidak lengkap, oleh petugas dilakukan penilangan.

“Kalau tidak ada pelarangan, kita pastikan jalur utama Solo-Semarang dan jalan kabupaten bakal macet,sama kayak liburan  natal kemarin,” tandas Robin.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge