0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pesepakbola Indonesia Adu Nasib di Negeri Jiran Dapat Dukungan

dok.timlo.net/aryo yusri atmaja
Agung Setyobudi, pelatih Persis (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Vakumnya kompetisi sepak bola di Tanah Air, membuat pemain nasional mengadu nasib di negeri tetangga. Sejumlah pesepakbola dalam negeri mencoba peruntungannya mengikuti seleksi di beberapa klub Liga Malaysia.

Usai kesuksesan yang diraih oleh Andik Vermansyah di Selangor FA, beberapa pemain lantas mengikuti jejaknya. Oktovianus Maniani menjajaki peluang bergabung Perbadanan Kemajuan Negeri Selangor (PKNS) FC. Dedi Kusnandar, dan Achmad Jupriyanto, juga ingin mencari pengalaman berkarier di Malaysia.

Keputusan yang diambil para pemain tersebut mendapat dukungan penuh dari mantan kapten Timnas Indonesia, Agung Setyobudi. Pria yang kini melatih Persis Solo ini menyebut bahwa keputusan untuk terus bermain bola meski di negara lain adalah positif, apalagi kondisi sepak bola di dalam negeri masih belum normal.

“Mereka harus tetap bermain bola daripada ikut-ikutan vakum karena akan berpengaruh pada penurunan performa. Apalagi mereka juga butuh pekerjaan untuk dari sepak bola,” ungkapnya, Rabu (30/12).

Ditambahkannya, dengan tetap bermain meski tidak di negeri sendiri, para pemain masih bisa menjaga performa maupun fisiknya. Alhasil bila sepak bola dalam negeri kembali menggeliat, pemain tidak berlama-lama menyesuaikan kondisi.

Pria yang semasa bermain berhasil mengantarkan PSIS Semarang juara Ligina pada 1999 ini, memberikan tips kepada mereka yang akan mengadu nasib di luar negeri. “Harus bermain dengan ketenangan saat mengikuti seleksi dengan banyak pesaing. Saya percaya pemain Indonesia punya kemampuan untuk berkiprah di luar negeri,” tukasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge