0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Danlanud Sayangkan “Candaan” Penumpang Bawa Bom

dok.timlo.net/achmad khalik
Danlanud Adi Soemarmo Solo, Kolonel Nav Agus Priyanto (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Peristiwa mengejutkan di Bandara Adi Soemarmo Solo terkait salah seorang penumpang yang mengaku membawa bom merupakan hal konyol. Peristiwa ini sangat disayangkan oleh Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Adi Soemarmo Solo, Kolonel Nav Agus Priyanto.

“Ini sudah menyangkut masalah keselamatan penerbangan. Bukan candaan lagi,” terang Danlanud kepada wartawan, Rabu (30/12).

Hal sekecil apapun yang membahayakan penerbangan, kata Danlanud, wajib disikapi secara serius. Terkait itu merupakan candaan atau bukan namun pihaknya mengantisiasi hal terburuk jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Apapun bentuknya, tetap kita antisipasi,” jelas Danlanud.

Danlanud juga menjelaskan, siapapun yang memberikan informasi dan mengancam keselamatan penerbangan akan dijerat dengan Undang-Undang No. 1 Tahun 2009 tentang penerbangan. Sedangkan, Pasal yang disangkakan yakni 437 ayat (1) tentang penyampaian informasi dan keterangan palsu dengan jeratan hukum mencapai satu tahun penjara. Jika mengakibatkan kecelakaan atau kerugian harta benda, maka pelaku dijerat dengan Pasal 437 ayat (2) dengan jeratan hukuman mencapai delapan tahun penjara.

“Kalau mengakibatkan kematian jeratan hukum lebih berat bisa mencapai 15 tahun,” jelas Danlanud.

Setelah dilakukan pemeriksaan internal oleh pihak Satpom Lanud Adi Soemarmo, pihaknya akan melimpahkan kasus tersebut ke Polres Boyolali.

Peristiwa ini bermula, saat seorang penumpang pesawat Airfast 2231 tujuan Solo-Timika, Donny Boscho Deikme (29) mengaku kepada petugas otoritas Bandara Adi Soemarmo Solo dirinya membawa bom didalam sebuah kardus. Sontak, petugas Bandara kaget dan langsung berkoordinasi dengan pihak keamanan Bandara mengamankan pelaku. Dalam pemeriksaan yang dilakukan, pelaku mengungkapkan bahwa dirinya hanya ingin bercanda. Namun, pihak keamanan tidak ingin mengambil resiko lebih besar mengingat menyangkut keselamatan penumpang lainnya.



loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge