0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Puskesmas di Sulsel Larang Angkut Jenazah Pakai Ambulans

Jenazah pasien terpaksa diangkut menggunakan mobil pick up pengangkut ikan (merdeka.com)

Timlo.net – Jenazah pasien Puskesmas Cenrana, Maros, Sulawesi Selatan, terpaksa diusung menggunakan mobil pick-up pengangkut ikan menuju rumahnya di Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana, Rabu (30/12). Pasalnya, pihak Puskesmas melarang ambulans Puskesmas untuk membawa jenazah.

Kejadian ini ditulis dalam akun Facebook Muhammad Rusli. Dia kecewa terhadap pelayanan puskesmas setempat.

“Yth Presiden Bapak Jokowi, tadi sekira pukul 8.30 Wita seorang warga desa labuaja, kec cenrana, kab maros bernama Denggang meninggal di puskesmas Cenrana. Yang kami sayangkan Pak Presiden karena pihak puskesmas tidak mau meminjamkan mobil ambulancenya. Terpaksa mayat orangtua kami menggunakan mobil pengangkut ikan. Duh kakunya pejabat di negeri ini,” tulis Rusli dalam akun Facebooknya.

Sontak saja, status dan unggahan foto Rusli mengundang rasa prihatin netizen. Banyak dari mereka menyesalkan perbuatan pihak Puskesmas Cenrana.

“PEDIS pemerintahannya ini. Kepala dinas kesehatan, utama pemerintah pusat, dan daerah memang betul-betul harus di laporkan ke bapak Presiden,” tulis akun Broow Syarif.

Rusli menuliskan alasan Puskesmas tidak meminjamkan ambulans tersebut. Menurut Kepala Puskesmas Cenrana, kata Rusli, ambulans itu bukan buat mengangkut jenazah.

“Barusan kepala puskesmas ke rumah setelah diberi tahu stafnya bahwa kasus ini heboh di fesbuk, katanya mobil ambulance ini bukan mobil mayat. Tapi apapun alasan, jelas-jelas itu tidak manusiawi. Ini soal kemanusiaan. Masa mayat diangkut dengan mobil pengangkut ikan?,” ujarnya.

[ary]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge