0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal Terompet Bersampul Buku Iqro, Masyarakat Diminta Bijak

dok.timlo.net/nanang rahadian
Razia terompet (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar —  Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Karanganyar memastikan terompet berbahan dasar sampul buku Iqro tidak mengandung unsur penistaan terhadap agama. Pasalnya, tidak ditemukan ayat Alquran yang disepakati umat Islam sebagai bentuk penghormatan kepada Allah. Jadi tidak ada unsur merendahkan nilai agama.

“Terompet pakai sampul Alquran tidak ditemukan di Karanganyar. Ini berbahan kertas yang gagal cetak. Kemungkinan akan digunakan buku Iqra,” jelas Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Karanganyar, Mustain Ahmad, Senin (28/12).

Mustain meminta masyarakat Karanganyar bijak menyikapi temuan itu. Bahan membuat terompet bukan kertas berisi ayat Alquran maupun sampul Alquran. Dia meminta masyarakat tenang dan tidak mudah terprovokasi.

“Kami minta masyarakat tenang. Ayat Alquran dan tulisan Arab harus dibedakan. Hasil pemeriksaan sementara tidak ada kesengajaan, tidak ada faktor penistaan agama,” tutur Mustain.

Mustain mengingatkan percetakan, perajin terompet, maupun konsumen cermat membeli. Dia juga berharap masyarakat dapat menyikapi persoalan secara bijak.

“Semua pihak lebih hati-hati dan cermat. Supaya tidak salah mengerti dan terhasut orang-orang yang kurang paham agama atau ekstrem,” ungkap dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge