0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dipakai Nglencer, Motor Dinas PNS Ditarik Kembali

dok.timlo.net/tarmuji
Pengawas Disdik Wonogiri mendapat jatah motor dinas baru (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri  — Belum sampai menaiki motor dinas baru, namun puluhan pengawas Dinas Pendidikan (Disdik) Wonogiri ini sudah diwarning keras oleh Pj Bupati Wonogiri. Jika ketahuan dipakai nglencer, tak segan-segan motor dinas itu akan langsung ditarik kembali.

“Motor dinas itu digunakan untuk keperluan peningkatan kinerja. Jadi sangat salah kalau justru dipakai untuk keperluan selain itu. Kalau memang ada yang melanggar, sanksinya jelas, akan kami tarik kembali,” tegas Pj Bupati Wonogiri, Sarwa Pramana, Rabu (30/12).

Menurutnya, sejumlah pemakaian motor dinas yang tak sesuai peruntukan, di antaranya digunakan untuk nglencer, maupun diganti warna plat nomor dari merah ke hitam atau warna lain. Termasuk pelanggaran juga jika motor itu menggunakan bahan bakar non pertamax.

“Kami juga menegaskan bagi pemakai motor dinas untuk lebih disiplin. Datang harus jam 07.00 WiB pagi, pulang harus jam 16.00 WIB,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Wonogiri Siswanto menerangkan, ada sejumlah 50 unit motor dinas diserahkan bagi para pengawas. Anggaran pengadaannya sebesar Rp 800 juta. Motor dinas baru jenis Yamaha Jupiter Z tersebut menggantikan motor dinas lama yang dianggap terlalu tua dan membutuhkan biaya perawatan tinggi, Suzuki A100.

“Masih ada 34 pengawas dari total 121 orang yang belum mendapatkannya. Nanti secara bertahap kami adakan,” imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge