0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mabuk, Tiga Pria Ini Malah Bakar Toko

Ilustrasi Minum Miras (merdeka.com)

Timlo.net — Warga Dalung di Kuta Utara dibuat gaduh dengan ulah tiga pria yang diduga dalam keadaan mabuk. Sebab, dalam keadaan mabuk mereka membakar sebuah toko dan warung kecil yang berada di pinggir jalan hingga membuat lalu lintas ke arah Dalung lumpuh total.

Tiga pria ini masing-masing berinisial AFK (26) asal Tabanan, WAP dari Mengwi dan EG (33) warga Dalung. Ketiganya kini diamankan di Polres Badung setelah sempat nyaris diamuk massa. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 23.00 WITA, Senin (28/12) malam.

Informasi yang didapat, peristiwa tersebut berawal dari ketiga pelaku beserta lima orang rekan mereka yang lain dalam keadaan mabuk masuk ke toko Maduma dan meminta bubur ke Afandi (20) yang berjualan di depan toko. Sialnya, belum sempat Afandi membuatkan bubur karena masih melayani pelanggan yang lain. Justru ketiga pria ini malah mengamuk dan menggulingkan grobak bubur milik Afandi. Bahkan pria asal Madura ini mendapat penganiayaan di keroyok tiga pemabuk dan membakar gerobak bubur ayam tersebut.

Melihat aksi ini para pembeli bubur langganan Afandi langsung berhamburan sambil berteriak minta tolong. Ketiga pelaku justru mengambil botol bensin di penjual eceran di sebelah lokasi. Botol bensin itu dilemparkan ke dalam toko tempat gerobak bubur ini berjualan. Setelah itu, mereka mengancam terhadap orang di sekitar lokasi dengan menggunakan senjata tajam.

“Selain merusak dan membakar gerobak bubur ayam, mereka juga membakar kios bensin yang berada di depan toko Maduma,” ungkap anggota Polisi di Polres Badung, di Badung, Bali, Selasa (29/12).

Kapolres Badung, AKBP Tonny Binsar Marpaung yang dikonfirmasi membeberkan, awalnya, 8 orang diamankan untuk dimintai keterangan. Namun dari hasil pemeriksaan, hanya 3 orang yang diduga kuat sebagai pelaku pengerusakan dan pembakaran tersebut.

“Pelakunya ada tiga orang dan saat ini ada di Mapolres Badung. Dugaan sementara pelaku dibawah pengaruh alkohol. Tetapi masih kita dalami keterangan mereka lebih lanjut,” ujar Kapolres.

Kasus ini kabarnya sempat menimbulkan gejolak sejumlah ormas yang sempat berseteru pasca rusuh di Lapas Kerobokan. Pasalnya, peristiwa ini sempat dihembuskan bahwa kedua ormas kembali bentrok di wilayah Dalung, sehingga info yang didapat sempat kedua ormas besar di Bali siaga satu.

[gil]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge