0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Ada Drainase, Jalan Depan Terminal Tirtonadi Rusak

dok.timlo.net/daryono
Jl Ahmad Yani di depan terminal terlihat mulai rusak akibat tidak adanya drainase (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Sejumlah proyek di Kota Solo diketahui belum memperhatikan sistem drainase secara cermat. Akibatnya, muncul genangan air yang berpotensi merusak jalan.

Hal itu bisa dilihat di beberapa tempat antaralain di Jl Ahmad Yani, depan Terminal Tirtonadi dan Jl Jenderal Sudirman, depan Bank Indonesia. Akibat tidak adanya sistem drainase, genangan air muncul di kawasan tersebut.

“Sejak awal, saya memperhatikan proyek terminal hingga selesai. Di depannya itu memang tidak dibuat satu drainase pun. Di bawah trotoar itu ya tanah, akibatnya air tidak bisa mengalir dan menggenang,” kata Ketua Komisi II DPRD Solo, YF Sukasno kepada wartawan, Selasa (29/12).

Sukasno melanjutkan, pelaksana proyek Terminal Tirtonadi kurang cermat dalam melakukan perencanaan utamanya menyangkut drainase. Meski bukan menjadi bagian pekerjaan, semestinya sistem drainase dikomunikasikan dengan dinas terkait saat dilakukan pembangunan taman dan trotor di depan Terminal.

Tidak adanya sistem drainase juga terjadi di kawasan depan BI. Di lokasi tersebut diketahui tidak ada inlet drainase yang terpasang sehingga air tidak mengalir pada selokan dan hanya menggenang di jalan.

“Harusnya di situ ada inlet drainase yang nyambung ke kampung baru. Kalau drainase sempurna, pasti setelah ada genangan air langsung susut. Lha ini airnya habis karena dibawa ban mobil yang lewat,” ungkap dia.

Sukasno juga menyorot penutupan resapan air di sekitar pekarangan pribadi oleh warga.

“Ada saluran drainase yang ditutup warga seperti Mangkunegaran ke barat dan Masjid Solihin ke utara. Itu kan saluran air yang besar, tapi ditutup semua,” beber dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge