0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Musim Hujan, Jateng Nyatakan Darurat Bencana

dok.timlo.net/nanin
Banjir di salah satu tempat di Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Memasuki musim penghujan, bencana alam mulai mengintai sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Bencana alam yang patut diwaspadai adalah banjir dan tanah longsor.

“Jawa Tengah saat ini darurat bencana, semua kepala daerah sudah kita minta untuk waspada,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, ditemui saat menghadiri Hari Ibu di Pendopo Ageng, Boyolali, Senin (28/12).

Khusus untuk bencana banjir, menurut Ganjar, pihaknya sudah meminta Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, agar segera melakukan normalisasi sungai-sungai yang merupakan rawan banjir. Himbauan senada juga diperuntukkan bagi pimpinan daerah agar melakukan normalisasi kecil-kecilan.

“Tidak perlu menunggu proyek besar karena dananya juga besar, cegah sejak dini dulu,” lanjut Ganjar.

Selain itu, untuk alokasi anggaran penanggulangan bencana, untuk tahun 2016 ditambah menjadi Rp 50 milliar. Dari sebelumnya, hanya Rp 30 miliar. Provinsi juga mengajukan anggaran tambahan ke Pemerintah Pusat sebesar Rp 19 miliar.

“Dana Rp 19 miliar untuk darurat siaga bencana, untuk dana tidak ada masalah,kita sudah siap,” imbuhnya.

Gubernur juga meminta tim penanggulangan bencana daerah untuk bersikap proaktif dan melakukan pengawasan di daerah-daerah rawan bencana. Pengawasan sejak dini akan meminimalisir dampak bencana alam,terutama bagi masyarakat.

“Saya tiap hari selalu mendapat laporan kejadian di daerah, ini monitoring ini sangat penting,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge